Prohaba.co
Korban Penikaman Dirujuk ke Medan, Pelaku Masih Buron
Selasa, 13 Februari 2018 10:58 WIB
SUBULUSSALAM - Yuan Pangaribuan (28) warga asal Tanjung Morawa, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara yang menjadi korban penikaman rekan sekantornya terpaksa dirujuk ke Rumah Sakit Umum Pusat H Adam Malik (RSUP) Medan, Sumatera Utara.”Korban sudah dirujuk ke Medan atas saran dokter di sini karena mereka ragu,” kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin SIK yang dikonfirmasi Prohaba melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad, Senin (12/2) di pelataran kantor KIP Subulussalam.

Menurut Kapolsek Iptu Arifin, luka yang dialami korban Yuan memang agak berat karena mengenai leher dan tulang rusuk. Lantaran itu pihak RSUD Subulussalam menyarankan untuk dirujuk ke Medan guna penanganan lebih maksimal.”Korban memang masih stabil tapi karena dokter di sini agak ragu mereka kuatir terjadi fatal sehingga disarankan untuk dirujuk,” ujar Kapolsek Iptu Arifin.

Sementara pelaku penikaman yang juga rekan kantor korban hingga kini masih dalam pengejaran kepolisian setempat. Pelaku bernama Wendi Syahputra (25) penduduk asal Kutacane, Aceh Tenggara itu kabur pascapenikaman dan kini belum berhasil ditemukan. Menurut Kapolsek Iptu Arifin  pascapenikaman pihaknya masih meraba soal sosok pelaku lantaran tidak ada foto petunjuk. Kondisi ini tentu menyulitkan aparat kepolisian lantaran tidak begitu mengenal pelaku.

Beberapa jam kemudian barulah ada foto yang diberikan kepada pihak kepolisian dari handphone meski tidak begitu jelas karena gambar lama namun sudah cukup untuk menjadi dasar. Polisi terus melakukan pengejaran terhadap pelaku yang lari dengan senjata tajam itu.

Seperti diberitakan sebelumnya, dipicu permasalahan cukup sepele, yakni rebutan kamar mandi dua pria di Desa Penanggalan Timur, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, Minggu (11/2) terlibat cekcok hingga baku hantam. Akibat adu jotos tersebut, seorang diantaranya mengalami luka serius akibat ditikam dengan pisau dapur hingga dirawat di Unit Gawat Darurat (UGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Subulussalam.

Korban kritis adalah Yuan Pangaribuan, ditikam pada bagian leher dan tulang rusuk hingga dilarikan terkapar bersimbah darah. Usai menikam rekannya, pelaku melarikan diri ke semak-semak belakang kantor koperasi simpan pinjam mereka yang berada di Desa Penanggalan Timur.

Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin SIK yang dikonfirmasi Serambinews.com melalui Kapolsek Penanggalan Iptu Arifin Ahmad membenarkan terjadinya insiden penikaman di wilayah hukumnya. Pelaku dan korban merupakan karyawan Koperasi Aceh Raya. Insiden penikaman tersebut kata Iptu Arifin dipicu masalah sepele yakni rebutan kamar mandi.

Menurut Iptu Arifin, kasus penikaman diawali saling cekcok gegara rebutan kamar mandi. Kejadiannya sekitar pukul 08.00 WIB menyusul ucapan kasar korban kepada pelaku Wendi yang masih koleganya. Dikatakan, pelaku dan korban dilaporkan saling pukul hingga berakhir penikaman. “Mereka terlbat saling pukul terus pelakumengatakan, kau tunggu sini ya, biar kau tau siapa aku. Kemudian pelaku pergi ke arah dapur mengambil sebilah pisau dan tiba tiba menghujamkan pisau tersebut ke arah leher dan tulang rusuk korban,” terang Kapolsek Iptu Arifin menceritakan kronologis peristiwa perkelahian dua karyawan koperasi di Penanggalan. (lid)

Editor : bakri