Prohaba.co
Polisi Bekuk Sembilan Tersangka Narkoba
Sabtu, 10 Februari 2018 12:19 WIB
* Di Subulussalam Sabu, Kota Langsa Terkait Ganja

BANDA ACEH - Sedikitnya sembilan orang warga dicokok polisi di Aceh, karena terkait narkoba. Tiga orang di Singkil diciduk dengan sangkaan penyalahgunaan sabu sabu, tiga orang lainnya di Aceh Tamiang juga terkait sabu, serta tiga orang lainnya dari Kota Langsa, karena terkait ganja.

Dari Singkil dilaporkan, aparat kepolisian Polres Aceh Singkil kembali menangkap tiga pria terkait penyalahgunaan narkoba jenis sabu. “Kami kembali menangkap tiga pelaku penyalahgunaan narkoba di Subulussalam,” kata Kapolres Aceh Singkil AKBP Ian Rizkian Milyardin SIK melalui Kasatres Narkoba Ipda Mustafa, Jumat (9/2).

Menurut Kasatres Narkoba Ipda Mustafa, ketiga tersangka ditangkap pada lokasi dan waktu berbeda. Penangkapan ketiga tersangka diawali  informasi dari warga terkait transaksi narkoba. Awalnya, kata Kasatres Narkoba Ipda Mustafa, pihaknya menangkapa tersangka berinisial MS alias Buy Bin TU (43). Penduduk Desa Siompin, Kecamatan Suro, Kabupaten Aceh Singkil yang berprofesi sebagai sopir ini, ditangkap sekitar pukul 17.30 WIB, Kamis (8/2).

Tim yang dipimpin Kasatnarkoba Ipda Mustafa ini mencegat TU di jalan Subulussalam - Rimo Desa Lea Motong Kecamatan Penanggalan. Saat digeledah, polisi menemukan 1 (satu) paket narkotika jenis sabu yang disimpan dalam kantong celana depan.

Selanjutnya, polisi mengorek informasi atas keterangan tersangka terkait asal usul narkoba tersebut. “Polisi mengembangkan dan mendapat informasi soal asal usul sabu milik tersangka sehingga kami mengejar tersangka lain,” ujar Ipda Mustafa.

Pengejaran polisi kembali berhasil menangkap tersangka lain, SE Bin UA (43) penduduk Desa Lipat Kajang, Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Aceh Singkil. Pria yang berprofesi sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Dinas Perhubungan Aceh Singkil ini ditangkap polisi pukul 19.30 WIB di Jalan Teuku Umar tepatnya sekitar depan Apotik Ikhwana, Kota Subulussalam. Polisi mendapat barang bukti satu paket kecil narkoba jenis sabu dari pelaku SE.

Belakangan polisi mencokok SI Alias B Bin S (35), warga Dusun Pelawis, Desa Subulussalam Kota, Kecamatan Simpang Kiri. Selanjutnya ketiga tersangka berikut barang bukti sabu diamankan ke Polres Aceh Singkil guna penyidikan lebih lanjut.

Dari Kota Langsa dilaporkan, personil Polres Langsa, kembali meringkus tiga tersangka pengedar ganja asal Aceh Utara. Dari ketiga tersangka ini disita barang bukti (BB) sebanyak 4 kg lebih ganja siap edar.

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, melalui Kasat Res Narkoba, AKP Rustam Nawawi SIK, kepada Prohaba, Jumat (9/2) mengatakan, penangkapan ketiga tersangka pengedar ganja ini berkat adanya laporan masyarakat.

Menurut AKP Rustam, ketiga pelaku di tangkap di dua lokasi terpisaH yakni tersangka Z (21) dan tersangka H (21) keduanya sebagai pekerja bangunan beralamat di Desa Blang Dalam, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara.

Kedua tersangka ini diamankan di salah satu warkop di Desa Aramiah, Kecamatan Birem Bayeun, Aceh Timur pada Rabu (7/2) sekitar pukul 20.00 WIB. Dari mereka disita 4 paket ganja yang terbungkus dengan kertas koran dengan berat 4 kg.

Selain itu juga disita 1 unit HP merk Nokia warna hitam dan 1 unit Sepmor merk Honda Beat warna hitam Nopol  BK 4014 XAJ. Dari pengembangan kedua tersangka itu, pelaku mendapatkan ganja ini dari temannya yang berinisial A dibeli seharga Rp 750.000/kg.

“Kemudian pelaku menjual atau mengecer kembali ganja tersebut dengan harga 1.400.000/kg, atau mereka memperoleh keuntungan Rp 7 ratus ribu setiap kilogramnya,” sebut Kasat Narkoba.

Kemudian tambah AKP Rustam Nawawi, tim Opsnal yang bergerak cepat ppada hari yang sama sekitar pukul 23.00 WIB di Desa Meuria Seuleumak, Kecamatan Paya Bakong, Aceh Utara kembali berhasil meringkus tersangka A (37) berstatus petani.

Sementara dari keterangan tersangka A, dia mendapat ganja tersebut dari M (37) yang saat ini masih DPO. Tersangka A mengaku membeli ganja tersebut dari M sebanyak 4,4 Kilogram dengan harga Rp. 1.600.000. “Ketiga tersangka dan BB kini sudah diamankan di Mapolres Langsa guna dilakukan proses penyidikan lebih lanjut. Lalu tersangka M akan terus kita buru,” ujar Kasat Narkoba.

Dari Kuala Simpang dilaporkan, personil Polres Aceh Tamiang menciduk tersangka inisial MY (37), seorang pekerja perusahaan perkebunan kelapa sawit yang juga warga Desa Tenggulun, Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang, terkait sabu sabu.

Tersangka MY ditangkap setelah polisi duluan menangkap dua tersangka lainnya, inisial SM (21) dan SJ (33) juga warga Tenggulun di salah satu rumah di desa setempat.

Dari tersengka MY, polisi menyita barang bukti berupa satu plastik bening berisi sabu-sabu (SS) seberat 5,09 gram dan satu unit telepon genggam. Sedangkan dari dua tersangka SM dan SJ, polisi menyita satu buah kaca pirex yang masih ada sisa barang haram sabu-sabu dan alat hisap sabu (bong).

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Narkoba, Iptu Yudi Stira Putra, Jumat (9/2) mengatakan, tertangkapnya ketiga tersangka berdasarkan informasi warga yang resah dengan aktifitas mereka merusak generasi muda di Desa Tenggulun.(lid/zb/md)

Editor : bakri