Prohaba.co
Warga Titeu Dihipnotis Inong Berseragam PNS
Selasa, 6 Februari 2018 16:18 WIB
* Gaji Pensiunan Veteran Melayang

SIGLI - Mariah Sulaiman (65) mengaku dihipnotis seorang inong (cewek-red) menggunakan jilbab dan berseragam Pegawai Negeri Sipil (PNS), Senin (5/2), sekira pukul 09.00 WIB. Akibatnya, gaji pensiunan veteran suaminya Rp 1,3 juta yang baru diambil warga Meunasah Cut, Kecamatan Titeu, Pidie, itu dari Kantor Pos Sakti beralih tangan kepada si penghipnotis yang tak diketahui identitasnya.

Peristiwa itu terjadi di depan Meuligoe Bupati Pidie. Mariah menceritakan, dia diantar sepupunya dengan sepeda motor ke Kantor Pos Sakti. Setelah menurunkan Mariah di sana, sepupunya yang dipanggil Yani langsung pergi.

Usai mengambil uang Rp 1,3 juta dari Kantor Pos Sakti, wanita lanjut usia itu pergi ke warung anak kandungnya di pasar Sakti. Usai itu, Mariah hendak menjenguk saudaranya sakit di Puskesmas Sakti.

Sebelum sampai ke puskesmas, Mariah singgah di pedagang buah. Di sana, dia membeli langsat dua kilogram dan patarana setengah kilogram.

Dalam perjalanan, ia dicegat cewek menggunakan sepeda motor yang memakai helm dan berseragam PNS di depan Puskesmas Sakti. “Cewek itu menanyakan sama saya, apakah ibu menerima dana PKH. Ayok kita ambil dana PKH ibu di Kantor Pos Sigli,” kata Mariah, meniru penghipnotis tersebut, kemarin.

Lalu, penghipnotis itu mengambil buah langsat serta patarana milik Mariah dan dimasukkan ke dalam bagasi sepeda motor. Kemudian, Mariah diajak berbonceng sepeda motor menuju Sigli. Sesampai di Meuligoe Bupati Pidie, si penghipnotis menurunkan Mariah dari sepeda motor.

Kemudian, penghipnotis menanyakan padanya, berapa jumlah uang yang diambil di Kantor Pos Sakti. “Saya menjawab, uang yang saya ambil dari kantor pos Rp 1,3 juta. Tapi, Rp 50 ribu sudah saya belanja sehingga uang tidak cukup lagi. cewek itu menyerahkan uang pecahan Rp 50 ribu pada saya untuk menutupi Rp 1,3 juta,” sebutnya.

Beberapa saat menyerahkan pecahan Rp 50 ribu itu, tiba-tiba penghipnotis tersebut meminta  uang miliknya. Mariah pun menyerahkan semua uang gaji pensiun suaminya kepada pelaku. Usai itu, penghipnotis tersebut beranjak pergi meninggalkan Mariah di depan meuligoe Bupati.

“Saat pergi, cewek itu minta kepada saya supaya tidak ke mana-mana. Ketika dia sudah tak nampak lagi, saya baru sadar telah memberikan uang kepada cewek berseragam PNS itu. Bahkan, saya tidak mengenalnya. Uang, buah langsat, dan patarana milik saya diambil juga. Tega dia menipu saya, ini musibah menimpa saya,” pungkasnya.(naz)

Editor : bakri