Prohaba.co
Remaja Tertembak di Lokasi Penggerebekan Narkoba
Kamis, 1 Februari 2018 15:09 WIB
* Polisi: Tes Urine Positif Narkoba

MEDAN - Seorang remaja terkena tembakan polisi ketika menggerebek perkampungan narkoba di Jalan Ampera, Medan Timur, Rabu (31/1) dini hari. Polisi mengaku jika tembakan itu sebagai upaya membela diri dari amukan warga.

AA (14) warga Jalan HM Said, Medan Timur, terkena tembakan di bagian betis kanan. Remaja ini sempat dirawat di RS Putri Hijau sebelum akhirnya dirujuk ke RS Bhayangkara, Medan. Informasi beredar tembakan itu menyebabkan tulang kakinya retak.

Kapolsek Medan Timur Kompol Wilson Pasaribu tidak membantah kalau korban tertembak, namun memang dilakukan untuk tindakan membela diri. “Anak buah saya membela diri dan terpaksa dilakukan secara terukur. Langkah itu sudah sesuai SOP,” kata Wilson, Rabu (31/1) siang.

Dijelaskannya, penembakan ini bemula ketika enam anak buahnya mengintai tiga pengedar narkoba di Jalan Ampera, Medan Timur. Dalam penggerebekan itu, dua pelaku, Siwa Kumar (24) dan Hendrian (36) berhasil diamankan bersama barang bukti beberapa bungkus kecil sabu-sabu, sedangkan satu pelaku melarikan diri. “Dua pelaku yang tertangkap ini kemudian melakukan provokasi dengan meneriaki petugas maling,” sambung Wilson.

Beberapa warga yang terpancing kemudian menyerang polisi. Menurutnya warga tidak hanya melempari petugas, tapi juga melempari mobil operasional yang diparkir di pinggir jalan. Polisi yang terdesak kemudian berupaya membubarkan massa dengan melepaskan tembakan ke udara. 

Wilson mengajak masyarakat untuk mencermati kasus ini dengan menjelaskan A merupakan remaja putus sekolah. Jarak rumahnya dari lokasi kejadian berkisar tiga kilometer. Keberadaan A di lokasi penggerebekan pada dini hari, menurutnya sebuah pertanyaan besar.

“Dengan rumah sejauh itu, mau apa dia di situ. Seharunsnya dia bersama orangtuanya,” ujarnya.

Belakangan tes urine yang sudah dilakukan polisi terhadap A menunjukkan hasil positif amphetamine dan methamphetamine. “Kasusnya sedang didalami, kita tunggu yang bersangkutan sembuh,” kata Wilson ketika ditanya kemungkinan A dijadikan tersangka.

Sementara warga di lokasi kejadian mengakui kalau kondisi malam itu sangat ricuh, karena jumlah warga semakin banyak. Korban AA yang masih usia 14 tahun itu, malam ada di lokasi membeli rokok. “Dia beli rokok, kena tembak di depan warung,” kata seorang warga.(mad)

Editor : bakri