Prohaba.co
Oknum Dosen Pelecehan Seksual Dituntut 25 Cambukan
Rabu, 31 Januari 2018 15:29 WIB
MEULABOH - Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejari Aceh Barat menuntut pria M (30) oknum dosen sebuah perguruan tinggi swasta (PTS) di Meulaboh, sebanyak 25 kali cambuk atau penjara 25 bulan atau denda 250 gram emas murni.

Pria yang tercatat warga Aceh Barat tersebut menurut JPU secara sah terlibat pelecehan seksual terhadap dua mahasiswinya.

Berdasarkan informasi diperoleh, Selasa kemarin, sidang tuntutan berlangsung 24 Januari 2018 lalu di Mahkamah Syar’iyah Meulaboh. Terdakwa M dijerat Pasal 46 tentang pelecehan seksual Qanun Aceh Nomor 6/2014 tentang hukum jinayat.

Majelis hakim Mahkamah Syar’iyah kembali menjadwalkan untuk sidang vonis terhadap kasus dugaan pelecehan  seksual terhadap mahasiswi yang sempat heboh di Aceh Barat itu pada 7 Februari 2018 mendatang. Selain itu, terdakwa hingga kemarin masih ditahan di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh.

Seperti pernah diberitakan sebelumnya, seorang dosen muda sebuah perguruan tinggi swasta di Meulaboh, M (30), digaruk polisi, sejenak dicokok personil Polres Aceh Barat, 2 November 2017 lalu, atas sangkaan pelecehan seksual terhadap mahasiswinya. Korban M yang seorang pengajar itu, sedikitnya tiga orang wanita muda yang tak lain mahasiswinya sendiri.

Pria M dilaporkan melakukan pelecehan terhadap tiga orang mahasisiwinya, di lantai tiga bangunan ruko yang menjadi lokasi Perguruan Tinggi swasta di Meulaboh. Ia dicokok polisi, sejenak para korban membuat pengaduan ke Mapolres Aceh Barat. Pria M sendiri juga sebagai pengelola akademi kesehatan di Meulaboh, tempat ke tiga mahasiswi itu menimba ilmu.(riz)

Editor : bakri