Prohaba.co
Sopir Fuso Bawa Sabu-sabu dan Bakong Ijo
Selasa, 23 Januari 2018 11:55 WIB
* Nyambi Jual Ganja, Nelayan Ditangkap

SINGKIL - Personel Sat Narkoba Kepolisian Resor (Polres) Aceh Singkil bersama personel Polsek Suro menangkap Roni Rahim (37) di Jalan Singkil-Subulussalam, depan Polsek Suro, kawasan Bulusema, Minggu (21/1). Sopir Fuso BK 8134 BH tak berkutik setelah polisi menemukan sabu-sabu serta bakong ijo (ganja-red) pada angkutannya.

Sementara di Langsa, tim opsnal Sat Res Narkoba Polres Langsa meringkus nelayan berinisial Mun (41). Warga Seuriget, Kecamatan Langsa Baro, itu diduga sebagai pengedar ganja. Bersama dia, polisi menyita 11,18 gram ganja.

Kapolres Aceh Singkil, AKBP Ian Rizkian, mengatakan polisi mendapat informasi sopir mobil truk fuso BK 8134 BH dari Medan menuju Aceh Singkil, membawa sabu-sabu. “Menindaklanjuti informasi itu, anggota Sat Resnarkoba pun berpatroli. Mobil yang menjadi target terlihat. Selanjutnya dihentikan di depan Polsek Suro,” kata Ian kepada Prohaba, kemarin.

Kemudian, polisi menggeledah truk dimaksud. Akhirnya ditemukan satu paket kecil ganja dalam kantong celana belakang Roni. Selanjutnya, polisi menggeladah dalam truk dan ditemukan plastik les merah yang masih ada sisa sabu.

“Barang bukti lain yang ditemukan satu kaca pirek, dua pipet yang sudah diruncingkan, dan satu pemantik api tanpa tutup kepala,” ujar Ian.

Tadi malam, penduduk Seatis, Percut Sei Tuan, Deli Serdang, Sumatera Utara, itu ditahan di Mopolres Aceh Singkil.

Kasat Res Nakorba Polres Langsa, AKP Rustam Nawawi, mengatakan Mun ditangkap di rumahnya Dusun Malahayati, Rumah Potong, Seuriget, Minggu (21/1), sekira pukul 02.00 dini hari.

Menurut Rustam, berdasarkan informasi masyarakat, Mun yang berprofesi sebagai nelayan, selama ini juga mengedarkan ganja. Saat ditangkap, Mun tak bisa mengelak karena didapati satu paket ganja 11,18 gram.

“Saat kami geledah n di dalam rumah Mun, ditemukan ganja tersebut di dalam kamar di atas tempat tidur dia,” sebut Rustam kepada Prohaba, Senin (22/1).

Kepada polisi, Mun mengaku mendapat 2 ons ganja tersebut secara gratis dari laki-laki yang tidak ia kenali saat melaut. Ganja dimaksud dikemas dalam 20 paket. Per paketnya dijual seharga Rp 10.000.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya, Mun dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Langsa.(de/zb)

Editor : bakri