Prohaba.co
Gadis ABG Tewas Bersimbah Darah di Kamar Mandi
Minggu, 21 Januari 2018 15:41 WIB
* Sendiri di Rumah

MEDAN - Seorang gadis ABG (anak baru gede), Anggi Syahputri Tanjung (16) ditemukan tewas tak wajar di rumahnya, Jalan Bustamam, Gang Satria, Desa Bandarkhalipah, Kecamatan Percut Seituan, Deliserdang, Jumat (19/1) malam. Polisi meyakini gadis itu dieksekusi pencuri yang membawa kabur sejumlah barang berharga dari rumah itu.

Jasad korban ditemukan ibunya, Ani (46) yang baru pulang berjualan. Ani langsung syok dan pingsan ketika melihat putrinya sudah tergeletak di bak kamar mandi. Kondisi korban terbilang memilukan karena terdapat luka yang menyebabkan jasadnya berlumuran darah.

Seorang kerabat korban mengatakan, Anggi ditemukan dalam kondisi mulut dan tangan terikat kain serta wajah penuh luka berlumuran darah. Bercak darah terlihat berceceran di pintu kamar dan di sebuah tembok yang diduga dijadikan pelaku untuk membenturkan kepala korban. “Korban juga mengalami tusukan di bagian hati dan perut,” kata Kanit Reskrim Polsek Pecut Seituan Iptu Philip Purba.

Dijelaskannya, saat kejadian korban memang sedang sendirian di rumah. Kedua orangtuanya sejak pagi hingga magrib berjualan di pasar. sementara kakak dan adiknya belum pulang dari kampus dan sekolah.

Dugaan awal pembunuhan ini memiliki motif pencurian. Karena dari olah TKP diketahui beberapa barang di rumah itu hilang, seperti telepon genggam dan BPKB Honda Vario BK 4156 AHH. Sejauh ini sudah empat saksi yang diperiksa polisi. “Saksi akan bertambah, kita kembangka terus,” lanjut Philip.

Jasad korban yang sempat dievakusi ke RS Bhayangkara, Medan langsung dikebumikan pada Sabtu (20/1) siang. Kerabat yang ikut mengantar ke pemakaman terlihat masih syok. “Tapi kami sudah ikhlas. Ini sudah ketentuan Allah,” kata ayah korban, Darmansyah Tanjung (47).

Darmansyah mengaku tidak memiliki kecurigaan mengenai siapa pelaku pembunuhan itu. Menurutnya keluarga sudah sepakat menyerahkan kasus itu kepada polisi. “Sekarang kami cuma bisa berdoa, biar pelaku ditangkap dan diberi hukuman setimpal,” ujarnya dengan wajah masih sembab.(mad)

Editor : bakri