Prohaba.co
Perampok Berpistol Tewas Ditembak
Jumat, 19 Januari 2018 15:46 WIB
MEDAN - Mukhlis Sahbudin alias Sulis (34), terduga perampok bepistol yang acapkali beraksi di Kabupaten Simalungun, akhirnya tewas ditembak polisi, Rabu (17/1) malam. Tindakan tegas ini buntut dari sikap pelaku yang mencoba menembak petugas.

Sulis warga Jalan Setia, Tanjungtiram, Kabupaten Batubara, Sumut ini awalnya ditangkap dari tempat kosnya di Jalan Major Alboin Hutabarat, Kota Padangsidempuan, Selasa (16/1). Polisi mencurigainya sebagai salah satu pelaku yang merampok rumah Andri Herdyansyah (34) di Kecamatan Hutabayuraja, Kabupaten Simalungun, Sabtu (6/1) sekitar pukul 19.00 WIB.

Pelaku menyekap korban di kamar tidur setelah terlebeih dahulu menodongkan pistol. Sejumlah barang berharga korban langsung dibawa kabur, di antaranya kalung emas seberat dua mayam, Yamaha NMAX serta satu unit ponsel.

Wakapolres Simalungun AKBP Hendra Eko Triyulianto, Kamis (18/1) menjelaskan, dugaan keterlibatan Sulis mulai terungkap setelah polisi meringkus Darwin Samosir. Darwin merupakan rekan Sulis ketika menggarap kediaman Andri Herdiansyah. Dari Darwin pula diketahui posisi Sulis sedang berada di Padangsidimpuan.

“Tim langsung ke sana dan berhasil menangkap tersangka dari tempat kosnya,” kata Hendra.

Namun dalam penangkapan ini polisi sama sekali tidak menemukan barang bukti kejahatan. Belakangan tersangka mengaku pistol dan sepmor milik korban disembunyikannya di areal hutan yang tidak jauh dari tempat kosnya. “Kita bawa tersangka untuk menunjukkan di mana lokasinya. Ternyata benar, memang disembunyikannya di hutan,” sambung Hendra.

Dijelaskannya, di dalam hutan itu tersangka langsung mengambil pistol dan mencoba menyerang petugas. Reaksi ini disikapi polisi dengan melepaskan tembakan ke arah dada tersangka dua kali. Seketika tersangka roboh dan meninggal di tempat.

Pistol yang disita dari tersangka merupakan jenis revolver beserta sebutir peluru kalber 9,9 milimeter. Saat ini seluruh barang bukti sudah diamankan ke Mapolres Simalungun, sedangkan jasad korban dievakuasi ke RSUD Djasamen Saragih.(mad)

Editor : bakri