Prohaba.co
Fandi Kritis dengan Perut Ditikam dan Leher Dijerat
Kamis, 18 Januari 2018 12:08 WIB
MEDAN – Seorang buruh bangunan ditemukan kritis saat berada sendirian di lantai dua sebuah klinik gigi di Jalan Seimuara, Medan Baru, Rabu (17/1). Korban saat ini dirawat intensif di RS Bhayangkara, Medan akibat luka tusukan di perut.

Fandi Ahmad (35) warga Jalan S Parman, Medan Petisah, sejatinya buruh bangunan di gedung klinik gigi itu. Dia tidak sendiri, ayahnya Faisal (62) turut membantunya bekerja. Informasinya korban bertugas mengerjakan jendela di lanatai dua bangunan itu.

Selepas siang, Faisal meninggalkan anaknya sendiri di lantai dua untuk membeli nasi di warung. Sekembalinya dari warung, Faisal terkejut karena anaknya sudah terbaring di lantai dengan kondisi kaku. Perutnya berdarah akibat luka tusukan, sedangkan lehernya terjerat tali. “Waktu saya tinggal dia baik-baik saja,” kata Faisal.

Muncul dugaan korban mencoba bunuh diri denga menikam perutnya sendiri. Namun dugaan ini masih membutuhkan saksi, karena Faisal sendiri menilai anaknya tidak memiliki masalah serius.”Dia memang pendiam, tapi saya yakin tidak ada masalah,” ujarnya.

Korban selanjutnya dievakuasi ke RS Bhayangkara menggunakan becak. Polisi sendiri hingga kini masih mendalami kasus ini dengan memeriksa sejumlah saksi, di antaranya pemilik klinik dan ayah koban. “Saksi-saksi masih kita kumpulkan. Untuk sementara diduga akibat percobaan bunuh diri,” kata Kapolsek Medan Baru Kompol Victor Ziliwu.(mad)

Editor : bakri