Prohaba.co
Pencurian Berantai di Matangkuli, 8 Rumah Disatroni
Rabu, 17 Januari 2018 12:05 WIB
LHOKSUKON – Sebanyak delapan rumah warga di Desa Rayeuk Glang-glong, Teupin Keubeu, dan Desa Geulumpang Tujoh Kecamatan Matangkuli, Aceh Utara, Selasa (16/1) sekitar pukul 03.00 WIB disatroni maling. Akibat kejadian itu mulai sandal, handphone dan jam tangan raib. “Mereka mengetahui rumahnya disatroni maling pada pagi hari,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya, kemarin.

Pelaku masuk ke rumah tersebut dengan cara mendongkel jendela. “Hasil penyelidikan sementara di lokasi, pelaku lebih dari satu orang. Dari delapan rumah yang dimasuki maling, lima yang mengalami kehilangan barang dalam rumahnya seperti Handphone, jam tangan termasuk sandal wanita,””ujar Kapolsek Matangkuli.

Mereka yang jadi korban adalah empat warga Desa Rayeuk Glang-glong, yaitu di rumah Tgk M Isa (34) satu HP dan sandal wanita yang raib. Di rumah Azhar (41), dua hp dan satu jam tangan, di rumah Mukhtaruddin (38) tiga HP Android, lalu di rumah M Hasan (42) satu unit HP. Sedangkan di rumah Muntasir belum diketahui barang yang hilang.

Lalu di Desa Jeumpa Geulumpang Tujoh rumah yang disantroning maling adalah, rumah milik Usman R (55) dan Aiyub (35), tapi tak ditemukan barang yang hilang. Sedangkan di rumah Hamidah (50) PNS asal Teupin Keubeu Kecamatan Matangkuli dua unit HP dibawa kabur maling. “Setelah mengetahui kejadian tersebut, polisi langsung ke lokasi untuk proses penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, dan menurunkan tim inafis Polres Aceh Utara,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Matangkuli Iptu Sudiya Karya, kemarin.(jaf)


Editor : bakri