Prohaba.co
Usai Serahkan Uang, M Hasan Ambruk Dibacok
Senin, 15 Januari 2018 12:49 WIB
BIREUEN - M Hasan, warga Meunasah Teungoh, Kecamatan Pandrah, Bireuen, Minggu (14/1), terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Fauziah Bireuen, sejenak mengalami luka parah akibat dibacok.

Insiden itu terjadi pada Sabtu (13/1) jelang tengah malam atau sekira pukul 23.00 WIB, di Desa Garot Kecamatan Pandrah, Bireuen. Ironisnya, korban dibacok sejenak mengantarkan uang Rp 8 juta ke rumah pelaku.

Polisi belum merinci kaitan uang tersebut dengan pembacokan yang dialami, hingga korban terluka parah. 

Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kapolsek Pandrah, Ipda Hendri Yunan, kemarin, mengakui telah terjadi pembacokan (penganiayaan berat) terhadap M Hasan (32), warga Desa Meunasah Teungoh yang dilakukan oleh Iqbal (27), petani asal Desa Garot Kecamatan Pandrah, Bireuen.

Diterangkan Kapolsek, kronologis kejadian bermula sekira pukul 22.00 WIB, korban bersama dengan temannya yang belum diketahui identitasnya mendatangi rumah pelaku Iqbal di Desa Garot dengan mengenderai sepeda motor Honda Vario 125 hitam putih BL 4934 PAJ.

Tujuannya untuk menyerahkan uang sekira Rp 8.000.000 kepada abang pelaku Syukri (34), warga Desa Garot. Setelah menerima uang tersebut, Syukri lalu menghubungi Iqbal. “Kemudian tiba-tiba pelaku Iqbal datang dan langsung membacok korban M Hasan yang menyebabkan luka bacok di tengkuk, luka bacok di bagian punggung serta luka bacok di bagian dagu korban. Selain itu sepmor juga ikut jafi sasaran amuk, hingga rusak,” ungkap Ipda Hendri Yunan.

Dalam kondisi berlumuran darah, korban berusaha melarikan diri dan bersembunyi di rumah Rohani (45), masih di Desa Garot. Oleh Rohani kemudian meminta bantuan keuchik Garot Marzuki. Keuchik langsung membawa korban ke Puskesmas Pandrah untuk mendapatkan pertolongan, karena luka bacokan yang dialami korban sangat parah.

Kemudian petugas medis Puskesmas Pandrah merujuk korban ke RSUD dr Fauziah Bireuen. “Motif kejadian tersebut diduga masalah utang piutang. Anggota Polsek Pandrah yang diback up oleh SatRes/Intel Polres Bireuen, masih mencari pelaku yang telah melarikan diri. Kita juga melakukan pencarian terhadap alat/ benda yang digunakan oleh pelaku saat melakukan pembacokan terhadap korban serta sepmor yang dikendarai korban,” ujar Hendri.

Polisi juga telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), dan berkoordinasi dengan kepala desa serta menghimbau supaya pelaku menyerahkan diri. Pihaknya juga telah mengamankan barang bukti (BB) sepmor korban di Polsek Pandrah. “Korban pembacokan masih menjalani perawatan intensiv di RSUD dr Fauziah Bireuen, sementara pelaku masih dalam pengejaran. Kita mengimbau agar pelaku segera menyerahkan diri,” tegas Hendri Yunan.(c38)

Editor : bakri