Prohaba.co
Tiga Jaringan Narkoba Malaysia Ditembak Mati
Selasa, 9 Januari 2018 12:50 WIB
* Seorang Warga Aceh Terlibat

MEDAN - Kapolda Sumut Irjen Paulus Waterpauw menegaskan, tiga pengedar 15 kilogram sabu-sabu yang ditembak mati merupakan jaringan Malaysia, Medan, dan Pekanbaru. Bahkan, salah seorang pelaku yang tewas merupakan pria berkebangsaan Malaysia.

“Mereka ini jaringan Malaysia, Medan, Pekanbaru, Syukur kami menghentikan aksi mereka,” kata Paulus di RS Bhayangkara, Medan, Senin (8/1).

Ketiga tersangka tersebut ialah Chin Yoon Fah alias Acin (57) warga Perak, Malaysia, serta Tan Siong Tiong (45) dan Joni alias Aguan (47), keduanya penduduk Deliserdang. Para tersangka ditangkap bersama Susantono (37) warga Jakarta di Jalan Asia, Medan Area, Kamis (4/1), sekira pukul 11.00 WIB. Saat akan diboyong ke Polda Sumut, seluruh tersangka mencoba melarikan diri.

“Petugas kami langsung mencegahnya hingga upaya terahir melepaskan tembakan yang menyebabkan tiga tersangka meninggal,” lanjut Paulus.

Susanto tidak luput dari tembakan petugas. Namun peluru yang mengenai kakinya tidak membuatnya bernasib sama dengan ketiga temannya yang saat ini masih berada di Kamar Jenazah RS Bhayangkara, Medan.

Paulus menerangkan, terungkapnya kasus ini bermula dari penangkapan Azhari (36), pria Aceh di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Sunggal, Deliserdang, Rabu (3/1). Dari sini polisi menyita barang bukti sabu-sabu empat kilogram, tujuh buku rekening tabungan, dan dua sepeda motor. Sementara dari lokasi penangkapan kedua ini polisi kembali menyita barang bukti sabu-sabu 11 kilogram, dan paspor atas nama Chin Yoon Fah.

Polisi mengindikasikan kelompok ini sudah menyelundupkan sabu-sabu dari Malaysia ke wilayah Medan dan Pekanbaru sebanya lima kali. Tidak tertutup kemungkinan sindikat ini masih memiliki anggota lain yang berperan sebagai perantara.

“Kasusnya tetap dikembangkan karena kita meyakini masih ada pelaku lain yang terlibat. Kita sepakat untuk menolak masuknya barang haram ke RI melalui Sumut,” tegas Paulus.(mad)


Editor : bakri