Prohaba.co
Selangkangan Ditikam Istri, Hendra Tewas
Jumat, 5 Januari 2018 12:23 WIB
MEDAN - Seorang suami di Medan, Sumatera Utara tewas setelah terlibat keributan dengan istrinya. Korban meregang nyawa dengan luka tusukan di bagian selangkangan.

Korban Hendra (36) mengalami pendarahan serius di bagian selangkangan akibat tikaman pisau oleh istrinya sendiri, Hajijah (32), Kamis (4/1). Keributan ini terjadi di kediaman mereka, Jalan Sekata, Gang Flamboyan, Medan Barat. Sempat beredar informasi kalau tusukan itu mengarah persis ke organ penting korban hingga menyebabkan putus. Namun kabar simpang-siur ini langsung dibantah polisi. “Sekali lagi kami tegaskan negatif alat vitalnya terpotong. Hanya luka di bagian paha,” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Revi Nurvelani.

Dua saksi yang sudah diperiksa polisi menerangkan kalau pasangan suami istri itu sudah terlibat pertengkaran sekira pukul 08.00 WIB. Tidak diketahui pemicu keributan yang cukup berisik itu. Selang dua jam kemudian Hendra terlihat ke luar rumah sembari memegangi paha kirinya yang sudah berlumuran darah.

Ketika itu korban tidak menjelaskan penyebab luka itu. Dia hanya meminta tetangganya membantu dirinya ke rumah sakit. “Oleh tetangga korban dibawa ke RS Sufina Aziz, istrinya juga ikut,” terang Revi.

Luka parah yang menyebabkan pendarahan hebat itu membuat kondisi korban terus melemah. Belum lagi mendapat penanganan intensif, korban menghembuskan nafas terakhir. Jasad korban pun kemudian dievakuasi ke RS Bhayangkara, Medan.

Dijelaskan Revi, sejauh itu polisi belum mengetahui penyebab kematian korban. Setelah dilakukan penyelidikan baru diketahui kalau tusukan senjata tajam di dekat area vital itu dilakukan oleh istrinya. “Pelaku tidak lain isterinya sendiri.Sudah diamankan, sedang diperiksa,” beber Revi.

Warga sendiri banyak yang tidak menyangka kalau pembunuhan itu dilakukan Hajijah. Sebab ketika korban berlumuran darah, ibu satu anak itu diketahui sangat panik dan sempat berteriak minta tolong. Saking paniknya, Hajijah juga ikut naik ke becak yang membawa korban ke rumah sakit. “Kalau ribut-ribut tahu, soalnya suaranya keras sekali. Tapi gak nyangka kalau sempai membunuh begini,” kata Sofyan, seorang kerabat yang juga tinggal tidak jauh dari rumah korban.

Sofyan sendiri mengaku tidak tahu akar permasalahan yang berujung kematian itu. Namun dugaan sementara dilandasi cemburu. Pelaku menuduh korban selingkuh.(mad) 

Editor : bakri