Prohaba.co
Yanti Dianiaya Kernet Angkot
Selasa, 19 Desember 2017 12:04 WIB
MEDAN - Polsek Kutalimbaru berhasil mengungkap kasus percobaan pembunuhan disertai perampokan yang dialami Yanti Kumala Dewi, Kamis (14/12) malam lalu. Pelaku ternyata kernet angkutan kota (angkot) yang memiliki hubungan spesial dengan korban.

Deni Triswanda (20) ditangkap polisi dari kediamannya di Dusun III, Desa Seiglugur, Pancurbatu, Deliserdang, Minggu (17/12). “Pelaku kami tangkap di rumahnya ketika sedang tidur. Diakuinya kejahatan ini dilakukan secara terencana,” tukas Kapolsek Kutalimbaru AKP Martualesi Sitepu, Senin (18/12).

Dari pemeriksaan diketahui pria ini berniat merampok uang korban. Untuk memuluskan aksinya, pelaku yang sehari-harinya bekerja sebagai kernet angkot merayu korban untuk bertemu dan jalan-jalan menggunakan sepeda motor.

“Selanjut korban dibawa ke lokasi perladangan di kawasan Mencirim,” kata Martualesi.

Setibanya di lokasi sepi itu, niat jahat tersangka semakin tumbuh. Yang awalnya hanya ingin merampok, tersangka justru ingin mencabuli sang kekasih. Tentu saja niat mesum ini dilawan korban secara maksimal. Inilah yang menyebabkan korban mengalami luka serius di wajah hingga sempat sulit dikenali.

“Pelaku memukuli wajah korban berulang-ulang, leher korban juga dicekik hingga korban pingsan,” lanjut Martualesi.

Ketika itu Deni mengira korban sudah tewas. Tapi tetap saja pelaku menuntaskan hasrat seksualnya. Kejahatan ini kemudian ditutup pelaku dengan merampas uang korban sebanyak Rp 600 ribu dan ponsel.

Keberhasilan polisi mengungkap kasus ini tak terlepas dari peran korban yang berani mengungkap identitas pelaku. Padahal ketika ditemukan di perladangan Desa Seimencirim, Kecamatan Kutalimbaru, Deliserdang Kamis (14/12) malam, korban dalam keadaan tidak sadarkan diri. Bahkan korban sulit dikenali karena wajahnya bengkak akibat pengaiayaan. Di bagian leher juga ada luka bekas cekikan.

Identitas korban baru diketahui setelah polisi menemukan KTP di dalam tas milk korban. Dari kartu itu diketahui korban merupakan pekerja di sebuah toko roti yang tinggal di Jalan Nasional, Gang Keluarga, Medan Denai.(mad)

Editor : bakri