Prohaba.co
Korban Dikeluarkan Dari Kolong, Jazz Langsung Kabur
Minggu, 17 Desember 2017 15:29 WIB
* Dua Kakek Kritis Ditabrak

LHOKSEUMAWE – Dua kasus tabrakan secara terpisah, Sabtu (16/12), mengakibatkan dua orang kakek kritis. Kejadian yang terhitung dramatis terjadi di Gampong Teupin Resep, Kecamatan Sawang, Aceh Utara.

Dalam insiden itu, pria lansia Razali (65), sedang menyapu halaman rumahnya, bakda subuh, diseruduk mobil jazz yang melaju dari arah Bener Meriah. Bahkan ada saksi mata melihat tubuh korban sempat terseret di kolong mobil jazz.

Sejenak kejadian, beberapa pria turun dari mobil dan menarik tubuh Razali dari kolong mobil. Tanpa diduga, bukannya mengevakuasi korban untuk diobati, usai menarik tubuh korban, para pria itu bergegas masuk kembali ke dalam mobil, kemudian kabur.

Benar benar di luat nalar, korban Razali dibiarkan tergeletak di lokasi kejadian dengan luka parah. “Berdasarkan keterangan dari warga, mobil Honda Jazz warna putih bergerak dari arah Benar Meriah. Sampai di lokasi kejadian, diduga kehilangan kendali hingga melaju ke kiri jalan dan langsung menyambar tubuh korban. Saat ini, korban sudah dievakuasi ke Rumah Sakit Arun Lhokseumawe untuk mendapatkan perawatan medis,” ujar Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Sawang, Iptu Zahabi.

Sedangkan pada kejadian ke dua, laka lantas menimpa pria lansia, Syafari (80) asal Desa Keeh, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Sabtu (16/12) sekira pukul 11.00 WIB. Dimana kaki kanannya remuk setelah digilas dumtruk. Insiden ini sendiri terjadi di Desa Keeh saat dumtruk usai menurunkan muatan tanah.

Plh Kapolsek Meurah Mulia, Iptu Boestani, menjelaskan, kala itu dumtruk yang disopiri M Nasir (40), baru selesai menurunkan tanah di depan rumah Tgk Hamid yang terletak di Desa Keeh. Selanjutnya dumtruk pun mundur. Saat itu, posisi korban tepat di belakang dumtruk sehingga tidak terlihat dari spion dumtruk.

Lalu ban belakang dumtruk  pun menggilas kaki kanan korban hingga remuk. “Saat kakinya sudah terjepit ban, korban langsung berteriak, sehingga baru diketahui oleh sopir,” ujar Iptu Boestani.

Selanjutnya, korban pun dibawa ke rumah sakit. “Sopir pun telah berjanji akan bertanggungjawab penuh terhadap pengobatan korban,” demikian Iptu Boestani.(bah) 

Editor : bakri