Prohaba.co
Protes Duelnya Dilerai, Lamhot Sihotang Tewas Ditikam
Senin, 4 Desember 2017 15:53 WIB
KUTACANE - Sebuah duel yang terpenggal di lapo (kedai) tuak, Sabtu (2/12) jelang tengah malam, membuat Lamhot Sihotang salah seorang ‘petarung’, warga Desa Lau Tawar, Kecamatan Leuser, Aceh Tenggara, merasa tersinggung.

Tak senang, Lamhot mendatangi Relades Simare-Mare warga gampong yang sama, yang justru melerai perkelahian Lamhot dengan sepupunya di lapo tuak. Lamhot malah protes dan kedua pria muda itupun terlibat duel ala gladiator. Hasilnya, Lamhot terjerembab bersimbah darah, dengan pisau yang masih menancap di perutnya. Lamhot akhirnya tewas mengenaskan.

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi, Minggu (3/12) mengatakan, insiden itu berawal ketika korban Lamhot Sihotang berkelahi dengan sepupunya di lapo tuak. Lalu, datanglah tersangka, Relades Simare-Mare, yang melerai pertikaian itu. Relades memberi nasihat, korban kalau mau berkelahi jangan di kedai tuak, tapi di rumah saja. Duel lapo tuak itu pun berakhir.

Namun saat mereka bubar dari kedai tuak dan Relades juga pulang ke rumahnya, ternyata dibuntuti oleh korban Lamhot Sihotang. Korban merasa tak senang duelnya dihentikan.

Walhasil perkelahian terbuka ala tarung bebas terjadi antara korban dengan Relades. Kali ini Relades menggunakan senjata tajam, hingga korban tersungkur bersimbah darah usai terkena tikaman. 

Dalam kondisi pisau masih menancap di eprut, korban dilarikan ke Puskesmas Lawe Perbunga, namun nyawanya tak dapat diselamatkan. Kini tersangka telah diamankan di Mapolres Agara.(as)


Editor : bakri