Prohaba.co
Seorang Warga Peusangan Ditemukan Meninggal Tergantung
Selasa, 28 November 2017 15:33 WIB
BIREUEN - Seorang warga Desa Neuheuen Kecamatan  Peusangan, Bireuen bernama Mulyadi Ilyas (23) ditemukan meninggal dunia tergantung dengan tali nilon di lantai dua gedung pasar iklan lama Meuansah Keude Matanggelumpang Dua,  sekitar pukul 05.30 WIB, Senin (27/11) kemarin.

 Korban yang mengenakan baju warna gelap lengan pendek dan celana jens juga warna gelap di lehernya terikat tali yang diikatkan pada kayu loteng bangunan itu. Informasi diperoleh Serambi, saat itu seorang pedagang di Keude Matanggeulumpang Dua bersebelahan dengan gedung pasar ikan lama melihat ke arah selatan.

Pandangannya mengejutkan ada benda tergantung di lantai dasar pasar yang belum digunakan tersebut. Setelah melihat hal itu langsung disampaikan kepada warga lainnya. Di bawah kaki korban terdapat keranjang  rotan diduga sebagai tempat berpijak sebelum bunuh diri.

Sandal jenis swallow berada di dekat kaki, satu tas ditemukan pada susut bangunan itu.  Tim Identifikasi Polres Bireuen tiba di lokasi dan melihat secara dekat, lidahnya menjulur keluar. Bersama warga, tim medis dari Puskesmas Peusangan menurunkan korban dari ikatan dan membawa korban ke IGD RSUD Bireuen untuk divisum.

Kapolres Bireuen AKBP Riza Yulianto SE SH melalui Kasat Reskrim Iptu Rizki Andrian mengatakan, penemuan mayat ini berawal dari saksi Murdani (23) seorang pedagang di tempat itu. 

Saat itu saksi hendak ke kamar mandi di lantai dua, saksi sempat melihat ke arah bangunan itu terlihat bayangan dan mengabaikan karena masih gelap. Setelah selesai mandi saksi melihat lagi ke arah tersebut dan ternyata sosok laki-laki tergantung pada seutas tali dan langsung diberitahukan kepada masyarakat.

Sejumlah anggota Satreskrim Polres Bireuen bersama anggota Polsek Peusangan segera ke lokasi, melakukan olah lokasi tempat itu, menurunkan korban dan membawa ke IGD RSUD Bireuen untuk divisum dan penyelidikan lebih lanjut. Hasil visum tidak ditemukan adanya tindak kekerasan lain di tubuh korban.

Beberapa pedagang kepada Serambi mengatakan, selama ini korban sering mondar-mandir di kawasan Keude Peusangan bertempat tinggal di Desa Neuhen dan tidak ada pekerjaan tetap, begitu juga tidur malam tidak menentu dan rajin shalat, orang tuanya bernama Ilyas Alamsyah sudah lama meninggal dan belum berkeluarga. “Mungkin himpitan masalah sehingga nekat melakukan hal tersebut,” kata seorang pedagang.  

Ibrahim Abdullah, salah seorang keluarga korban kepada Serambi mengatakan, ia tidak menduga keponakannya melakukan hal itu, meski selama ini tidak ada pekerjaan tetap.  (yus)

Editor : bakri