Prohaba.co
Nelayan Ditemukan Tewas di Lambung Kapal
Selasa, 28 November 2017 15:40 WIB
SIGLI- Musliadi M Husen (35) seorang nelayan asal Gampong Pasi Jeumerang, Kecamatan Kembang Tanjong, Pidie, Seni (27/11) sekitar pukul 09.30 WIB, ditemukan tewas di lambung kapal di TPI Kuala Tari kecamatan tersebut. 

Musliadi tewas saat menyelam untuk membersihkan sampah yang nyangkut di baling-baling kapal yang bersandar di TPI tersebut. Kapal itu dicek baling-baling sebelum bertolak ke laut lepas untuk mencari ikan.

Namun, naas saat ayah tiga anak itu menyelam ke dalam air, ternyata Musliadi tidak muncul lagi ke permukaan. Rekan Musliadi yang berada di dalam boat curiga karena korban tidak muncul. 

Akhirnya rekannya memutuskan untuk mencari Musliadi. Jelang satu jam dilakukan pencaharian Musliadi ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa.

Abu Laot Kuala Tari M Jakfar, kepada Prohaba, Senin (27/11) mengatakan, peristiwa itu terjadi saat Musliadi bersama rekannya hendak pergi melaut. Sebelum berangkat, Musliadi lebih dahulu menghidupkan mesin. Ternyata saat mesin dihidupkan tidak hidup.

Lanjutnya, Musliadi akhirnya menyelam ke air sendirian untuk membersihkan sampah di baling-baling kapal tersebut.  “ Saat korban menyelam pertama, korban bisa muncul lagi ke permukaan. Tapi, saat menyelam kedua, korban tidak muncul lagi,” kata M Jakfar.

Secara terpisah, Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kapolsek Kembang Tanjong, Iptu Agustiar, yang dihubungi Prohaba, kemarin, mengatakan, Musliadi ditemukan warga di bawah lambung kapal. Warga bersama polisi mengevakuasi korban ke rumah duka di Desa Pasi Jeumerang.

Dikatakan, kasus meninggalnya Musliadi telah ditangani polisi. Hamba hukum tidak menemukan tanda luka di tubuh korban. Sehinga belum diketahui secara persis penyebab Musliadi meninggal saat menyelam membersihkan baling-baling kapal.

“Pihak keluarga korban tidak menginginkan korban divisum. Sehingga setelah dievakuasi dari dalam air, korban dibawa ke rumahnya untuk  proses pemakaman di gampongnya,” pungkas Iptu Agustiar. (naz)

Editor : bakri