Prohaba.co
Polisi Tangkap Empat Maling
Rabu, 22 November 2017 15:10 WIB
* Tiga Ditembak, Satu Minta Ampun

MEDAN - Polisi menembak tiga maling yang menguras harta benda di Perumahan Grand Castello, Medan Johor, Selasa (2/11) siang. Pelaku lain yang diduga sebagai penadah seluruh barang curian turut diciduk petugas.

Ketiga tersangka, Ari Fahrizal alias Ari (35), Sheris Ismoyo (25), Verial alias A Seng (30) ditangkap polisi secara terpisah, Selasa (21/11) siang. Awalnya polisi menjemput paksa Ari dari kosnya di Jalan Suluh, Medan Tembung.

Tersangka selanjutnya dituntun menunjukkan keberadaan dua temannya yang kemudian ditangkap dari sepurtaran kediamannya di Jalan Sei Kera, Medan Timur.

Polisi menyatakan ketiga tersangka melawan dan mencoba kabur ketika diminta menunjukkan persembunyian penadah barang curian. Sikap agresif itu memaksa polisi melepaskan tembakan hingga menyebabkan ketiga tersangka tersungkur. “Ketiga tersangka ditembak di bagian kaki,” kata Wasat Reskrim Polrestabes Medan Kompol Ronni Bonic.

Meski ada upaya perlawanan, polisi tetap berhasil meringkus penadahnya, Suratman Adnan alias Nanang (50) penduduk Jalan HM Yamin, Medan Timur. Berbeda dengan ketiga rekannya, Nanang ditangkap dalam keadaan “selamat”. Pria ini lolos dari sanksi tegas karena langsung memohon ampun begitu melihat polisi mendatangi rumahnya.

Dijelaskan Ronni, sejauh sudah dua orang yang membuat laporan, yakni Aditya Pramudia (28) dan Elfin Azuardi (29). Kedua korban yang merupakan tetangga ini mengatakan pencurian itu terjadi saat rumah mereka kososng. Sebagian barang curian itu sudah disita polisi sebagai barang bukti, di antaranya tiga buah helm yang digunakan saat beraksi, uang Rp 500 ribu, dua jam tangan, sejumlah perhiasan, baret Brimob, linggis, kunci leter L, obeng dan sebagainya.

Aksi tersangka sebenarnya terdeteksi melalui CCTV yang terhubung pada ponsel milik Elfin. Namun laporan Elfin ke pihak sekuriti perumahan kurang direspon cepat, sehingga ketika sekuriti tiba, pelaku sudah kabur membawa barang berharga milik korban.(mad)


Editor : bakri