Prohaba.co
Gadis ABG Dicabuli dan Ditikam
Kamis, 9 November 2017 15:40 WIB
* Sepmor Korban Dilarikan

KUALASIMPANG - Gadis imut--sebut saja--Bunga (16) harus membayar mahal atas ulahnya berteman dengan lelaki kucing garong sekaligus perampok. Satu bulan berteman dekat dan aktif berteleponan, sudah cukup bagi Suhardi (28) warga Dusun VI Kebun Jati RT/RW 002/001 Desa Halban, Kecamatan Besitang, Sumut, untuk mengerjai habis Bunga.

Gadis ABG itu bukan hanya dikencani, namun lebih parah dari itu, Bunga ditikam berkali kali, lalu hartanya dijarah serta sepmor miliknya untuk menjemput Suhardi, dirampas lelaki itu. Bunga yang berdarah-darah, akhirnya diselamatkan warga.

Kasus itu terungkap tuntas, sejenak lelaki kucing garong berhati iblis, Suhardi ditangkap polisi. Kepada penyidik, Suhardi dengan enteng beralasan, tindakan itu hanya karena sakit hati dengan Bunga yang terindikasi menduakan cintanya.

Suhardi dibekuk oleh personil gabungan, aparat Reskrim Polres Aceh Tamiang di back up Personil Dit Reskrimum Polda Aceh, Senin (6/11) jelang dinihari atau pukul 23.40 WIB. Tersangka diciduk di Dusun Blok 19 Kampong Tebing Tinggi Kecamatan Tenggulun, Kabupaten Aceh Tamiang. Dalam penangkapan tersebut, polisi terpaksa menembakkan timas panas ke kaki pelaku, karena berusaha melarikan diri.

Bersama tersangka juga turut diamankan dua temannya, Suwarno (27) warga Aekanopan Kabupaten Rokan Hilir, Provinsi Riau, dan RD (17) warga Gampong Bukit Tiga Kecamatan Birem Bayeun, Kabupaten Aceh Timur. Kedua tersangka ini berperan mengotak-atik sepeda motor (Sepmor) yang dirampas untuk di jual.

Kapolres Aceh Tamiang, AKBP Zulhir Destrian SIK MH melalui Kasat Reskrim, Iptu Ferdian Chandra, Rabu (8/11) mengatakan, pengungkapan perampasan sepeda motor dengan penganiayaan ini berawal dari laporan orang tua korban, Sutarman (50) warga Dusun Sumber Sari, Desa Jambo Labu, Kecamatan Birem Bayeun, ke Polres Aceh Tamiang.

Sutarman melaporkan nansib anak gadisnya yang menjadi korban penikaman serta perampasan sepeda motor.

Kejadian tragis ini, berawal dari perkenalan Bunga dengan pelaku hingga berakhir dengan saling teleponan. Belakangan, Selasa (31/10), pelaku meminta Bunga menemuinya di Kota Langsa. Gadis imut itu pun pergi ke Langsa mengendarai sepmor. Ternyata Suhardi yang kucing garong, telah menyusun skenario bejat dan sadis.

Sesaat bertemu di Langsa, Suhardi memgambil alih kemudi dan membawa gadis lugu Bunga yang sedang dimabuk asmara, wara wiri hingga ke Semadam, Aceh Tamiang. Di sebuah gubuk, Suhardi menjalankan aksi syaitannya mencabuli Bunga.

Setelah adegan dewasa itu berlangsung, Suhardi membonceng Bunga sampai di Jalan Medan-Banda Aceh di parit bawah Bukit Kampong Seumadam. Di situlah Bunga dieksekusi dengan ditendang dari sepmor, dan ditikam berkali kali.

Setelah gadis lugu itu roboh bersimbah darah, Suhardi lalu menjarah HP dan anting emas milik Bunga. Lalu melarikan sepmor milik korban.

Korban akhirnya ditolong warga yang melintas dan dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang untuk mendapat perwatan. “Kita sempat menduga penganiayaan tersebut aksi begal, namun setelah penyedikan ternyata dilakukan pria yang dekat sama korban,” ujar Kapolres.

Saat ini ketiga tersangka, bersama Barang Bukti (BB), satu unit sepmor yamaha mio soul, BL 4557 FK, milik korban, satu unit HP merk Nokia warna hitam, satu unit HP merk Mito warna putih, satu unit HP merk Gosco warna putih, satu  unit HP merk Strawbery warna hitam, dan satu bilah pisau panjang diamankan polisi.(md) 

Editor : hasyim