Prohaba.co
Polisi Gulung Komplotan Penjarah Kos Cewek
Rabu, 8 November 2017 12:35 WIB
* 5 Laptop dan 7 HP Diamankan

LANGSA - Melalui sebuah penelusuran panjang, Tim Resmob Sat Reskrim Polres Langsa, sukses mengungkap sekaligus menggulung komplotan penjarah rumah kos cewek di Gampong Meurandeh Kecamatan Langsa Kota, awal bulan ini.

Polisi menangkap sedikitnya empat orang, dua diantaranya masih tercatat sebagai pelajar SMA. Hamba hukum berhasil mengamankan 5 laptop dan 7 Hp serta android yang diduga milik mahasiswi di kos-kosan Gampong Meurandeh, Kecamatan Langsa Lama. 

Kapolres Langsa, AKBP Satya Yudha Prakasa SIK, melalui Kasat Reskrim, Iptu Agung Wijaya Kusuma SIK dan Kabag Ops, Kompol Chirul Ichsan SIK, saat menggelar konfrensi pers, Selasa (7/11) mengatakan, komplotan pencurian ini berhasil ditangkap petugas pada Sabtu (4/11) lalu, setelah sebelumnya pihak Kepolisian menerima laporan dari korban.

Menurut Kasat Reskrim, tersangka pelaku yang pertama ditangkap adalah M masih berumur 16 tahun, berstatus pelajar SMA warga Kecamatan Langsa dan RD (24), warga Gampong Seulalah, Kecamatan Langsa Lama yang merupakan pelaku utama.

Keduanya ditangkap Sabtu (4/11) malam di salah satu rumah family tersangka, di Jalan Sikambing, Medan Sunggal, Sumut. Sedangkan seorang pelaku utama lainnya berinsial L, kini masih dalam pengejaran aparat. 

Sementara itu, dua tersangka lainya, M masih berumur 17 tahun juga bestatus pelajar tinggal di Kecamatan Langsa Lama, sebagai perantara atau penjual barang curian, ditangkap di hari yang sama di kediamannya.

Selanjutnya tersangka KM (21) warga Gampong Lhoek Banie, Kecamatan Langsa Barat yang merupakan penadah, pada hari hari yang sama juga ditangkap di rumahnya di Lorong Nelayan gampong setempat.

Kronologis pencurian, jelas Iptu Agung, tersangka M pada tanggal 1 November lalu sekitar pukul 04.00 WIB, nekat masuk ke kamar kos mahasiswi di Gampong Meurandeh, dari asbes bagian dapur. Lalu tersangka merangkak ke kamar korban.

Saat itu ada 7 mahasiswi di berapa kamar kos sedang terlelap tidur, tak mengetahui kehadiran pelaku. Tersangka M dengan leluasa engambil lapotop 5 unit, HP dan android 7 unit milik para korban.

Sedangkan dua tersangka utama lainnya yaitu RD dan L (masih buron-red) menunggu di luar. Setelah menggeranyangi harta benda mahasisiwi ini, pelaku langsung kabur dan menjual barang curiannya itu kepada penadah melalui perantara tersangka RD. “Bahkan saat ditangkap, di saku celana tersangka M yang masih di bawah umur ini, kita menemukan bungkusan bekas sabu-sabu yang diduga telah dikonsumsinya,” imbuh Kasat Reskrim.(zb)

Editor : hasyim