Prohaba.co
Puluhan Kali Beraksi, Dua Pejambret Ditembak Mati
Selasa, 7 November 2017 12:42 WIB
MEDAN - Polrestabes Medan menembak mati dua buronan pejambret yang sudah puluhan kali beraksi. Terakhir, kejahatan sekawan ini menyebabkan seorang guru mengalami luka serius akibat terjatuh dari sepeda motor.

Roni Wijaya alias Mabrah (19) warga Jalan Tani Asli, Gang Haji Habas, Medan Sunggal dan Bayu Pratama (21) asal Jalan Seimencirim, Sunggal, Deliserdang ditangkap dari sebuah lokasi di kawasan Medan Sunggal, Minggu (5/11). Keduanya dinyatakan menyerang petugas ketika akan dibawa pengembangan. Aksi berbahaya ini langsung direspon polisi dengan tembakan di tempat.

“Tindakan keduanya mengancam keselamatan petugas,” kata Wakapolrestabes Medan AKBP Tatan Dirsa Atmaja, Senin (6/11).

Tatan mennjelaskan kedua pelaku merupakan pemain lama yang sudah puluhan kali beraksi. Data sementara kata Tatan, ada 41 laporan pengaduan yang diduga melibatkan sekawan ini. Jumlah itu menurut Tatan bisa saja berkembang karena sejauh ini polisi terus mendalami beberapa laporan yang belum terungkap.

Ditambahkannya, kedua tersangka juga terkenal sadis dalam mengeksekusi korbannya. Bahkan pada 2016, pejambretan yang dilakukan tersangka menyebabkan korbannya meningal dunia. “Tahun lalu seorang wanita yang menjadi korban mereka meningal dunia akibat terjatuh dari sepeda motor,” ungkapnya.

Aksi terakhir kedua tersangka juga nyaris berujung maut. Keduanya merampas tas Orni (56), guru SDN 060919 Medan saat melintas di Jalan Sei Sikambing, Medan Sunggal, Kamis (2/11) siang. Korban yang baru pulang mengajar terjungkal ke aspal setelah terjatuh dari becak bermotor yang ditumpanginya saat mencoba mempertahankan tasnya dari rampasan pelaku. Hingga kini korban masih dirawat di rumah sakit.(mad)

Editor : hasyim