Prohaba.co
Bocah Tetinggi Ditemukan tak Bernyawa
Rabu, 1 November 2017 15:42 WIB
BLANGKEJEREN - Bocah cilik Azwar bin Darwin (4) warga Gampong Tetinggi, Kecamatan Pantan Cuaca, Kabupaten Gayo Lues (Galus), yang hanyut di Sungai Kala Tripe, Minggu (29/10), akhirnya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, Selasa (31/10 sekira pukul 12.45 WIB.

Almarhum yang tenggelam saat mandi dan mencuci pakaian bersama ibunya Jamisah (30) itu, ditemukan oleh seorang pencari ikan di daerah aliran sungai Kala Tripe.

Bocah tersebut hanyut setelah lepas dari pegangan ibunya saat mandi dan mencuci pakaian. Saat itu kondisi sungai sedang berarus deras setelah diguyur hujan lebat sebelumnya. Korban yang  hanyut itu merupakan anak pertama dari Darwin/Jamisah.

Kapolsek melalui petugas Babinkamtibmas Gampong Tetinggi, Aiptu Darwandi, Selasa (31/10) mengatakan, bocah yang hanyut di sungai Kala Tripe sudah ditemukan meninggal dunia oleh seorang pencari ikan. Korban ditemukan sekitar 2 Km dari lokasi hanyut atau dari Gampong Tetinggi.

Dikatakan, setelah korban ditemukan tim pencarian yang melibatkan dari beberapa unsur, mengevakuasi jenazah korban ke rumah orang tuanya di Gampong Tetinggi dan selanjutkan dikebumikan di perkuburan umum desa tersebut. “Laporan awal penemuan mayat korban hanyut oleh Isariadi (40) seorang guru SMPN 2 Blangjerango, karena di desa tersebut belum terjangkau jaringan komunikasi,” sebut Kapolsek Rikit Gaib Ipda M Ali didampingi petugas Babinkamtibmas. 

Lanjutnya, setelah mendapat laporan dari seorang guru SMPN Blangjerango tersebut, personel Polsek Rikit Gaib dan Pantan Cuaca  segera turun ke lokasi memimpin proses evakuasi korban serta juga melakukan olah TKP.(c40)

Editor : hasyim