Prohaba.co
Bocah Akila Menghilang di Parit Irigasi
Sabtu, 28 Oktober 2017 12:30 WIB
* Satu Jam Dicari, Ditemukan tak Bernyawa

LHOKSEUMAWE - Ibu muda Suprina (22), tak menyangka jika hanya sejenak masuk ke rumah, membuat bocah kecilnya Akila Jahra yang masih berumur 17 bulan, pergi selamanya.

Itulah prahara yang menimpa Nyonya Suprina, warga Gampong Drien Beukah, Kecamatan Meurah Mulia, Aceh Utara, Kamis (26/10). Bakda ashar itu ia menemani sang buah hati bermain di bibir saluran irigasi yang melewati rumah mereka.

Karena keperluan sesuatu, Suprina masuk sejenak ke dalam rumah. Tanpa dinyana, ketika ibu muda itu keluar, ia tak mendapati lagi anaknya Akila di sisi saluran irigasi. Sekitar setengah jam kemudian, sekitar pukul 17.30 WIB, bocah malang itu ditemukan meninggal dunia (mawot) di parit irigasi Krueng Pase Gampong Drien Beukah.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Meurah Mulia, Iptu Wahidin, kemarin, mengakui insiden maut itu. Dijelaskan, kala itu korban sedang bermain di luar rumah ditemani ibunya Suprina (22). Lalu ibunya masuk ke dalam rumah mereka yang memang terletak di dekat parit irigasi. Tidak lama kemudian, Suprina keluar lagi, namun tidak melihat lagi korban di depan rumah.     

Selanjutnya orang tua korban bersama warga dan personil Polsek Meurah Mulia mencari korban dengan menelusuri parit irigasi Krueng Pase sepanjang satu kilometer. Sekitar 30 menit kemudian, korban pun ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia. Selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka.(bah)

Editor : hasyim