Prohaba.co
Polisi Gulung Komplotan Pengedar Sabu
Kamis, 26 Oktober 2017 14:35 WIB
LHOKSEUMAWE - Segerombol pengedar sabu atau sebanyak enam orang, dibekuk oleh personil Polres Lhokseumawe dan Aceh Utara, dalam operasi terpisah di wilayah hukum masing-masing, Selasa (24/10). Para tersangka bersama barang bukti telah diamankan di kedua Polres.

Dari Lhokseumawe dilaporkan, Tim Reskrim Narkoba Polres Lhokseumawe, Selasa (24/10) malam, meringkus tiga tersangka pengedar sabu-sabu di dua lokasi terpisah dan mengamankan  sejumlah barang bukti.

Penangkapan pertama berlangsung sekitar pukul 19.00 WIB di kawasan SPBU Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, terhadap dua tersangka, yakni Mu (37) asal Syamtalira Bayu, Aceh Utara dan Nas (26) asal Kuta Makmur, Aceh Utara. Dari keduanya polisi menyita barang bukti empat paket sabu-sabu atau seberat 16,18 gram.

Sedangkan penangkapan kedua terjadi pada pukul 21.30 WIB, di kawasan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, terhadap  ZA (32) yang merupakan warga setempat. Bersama pria tersebut polisi menyita  enam paket sabu-sabu atau seberat  2,21 gram, lima lembar plastik, satu sendok dari kertas, sepeda motor dan satu unit handphone.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kasat Reskrim Narkoba AKP Mukhtar, mengatakan, penangkapan pertama yang berlangsung di SPBU berawal dari informasi masyarakat tentang akan adanya transaksi sabu-sabu. Polisi bergerak memantau, dan saat dipastikan keduanya hendak melakukan transaksi, langsung ditangkap dan mengamankan barang bukti.

Beberapa jam kemudian, kembali phaknya mendapatkan informasi kalau di Syamtalira Bayu ada seorang pengedar sabu. “Sehingga langsung mendatangi TKP dan menangkap ZA. Saat digeleadah, ditemukan sejumlah barang bukti sabu. “Kini tersangka dan barang bukti sudah diamankan di Mapolres untuk proses hukum lanjutan,” ujar AKP Mukhtar.

Dari Lhoksukon dilaporkan, personil Satuan Narkoba Polres Aceh Utara, Selasa (24/10), meringkus tiga pengedar sabu sabu dalam waktu dan tempat berbeda, bersama sejumlah barang bukti. Ketiga tersangka adalah Saf (23) pedagang asal Desa Dayah Kecamatan Lhoksukon dan Nan (20) pedagang asal Desa Pante Kecamatan Lhoksukon.

Bersama kedua tersangka polisi mengamankan 9 paket sabu. Sedangkan dalam pengembangan kasus itu, polisi kembali menciduk Us (50) pedagang asal Desa Jeumpa Geulumpang Tujoh Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara. “Penangkapan pertama berawal dari laporan masyarakat, tersangka Saf sering mengedar sabu di kawasan Lhoksukon. Setelah mendapat informasi keberadaan tersangka di kawasan Lhoksukon petugas langsung meringkus dan mengamankan tiga paket sabu,” ujar Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kasat Nakorba AKP Ildani Ilyas, kemarin.

Disebutkan, sabu itu dimasukkan adlam kotak rokok. Lalu polisi langsung melanjutkan penyelidikan kasus itu dan akhirnya kembali berhasil meringkus Nan bersama  6 paket Sabu yang disimpan dirumahnya. “Lalu kedua tersangka langsung dibawa ke Mapolres,” kata AKP Ildani.

Dari kedua tersangka tersebut, polisi kembali mendapatkan informasi kalau tersangka memperoleh barang bukti dari Us. Lalu pada Rabu, (25/10) sekitar pukul 06.30 WIB, berhasil meringkus tersangka ketiga di rumahnya, bersama satu paket besar sabu-sabu seberat 98,15 gram dan satu timbangan digital. “Ketiganya sekarang sudah di Mapolres untuk pemberkasan kasus itu,” katanya.(bah/jaf)


Editor : hasyim