Prohaba.co
Pekebun Ditangkap Saat Sirami Bakong Ijo
Rabu, 25 Oktober 2017 13:06 WIB
JANTHO - Personel opsnal Satuan Narkoba Polres Aceh Besar, menangkap petani ganja, Ma (44) warga Kecamatan Montasik, Aceh Besar, Senin (23/10) sekitar pukul 16.30 WIB. Tersangka dicokok polisi ketika sedang menyirami tanaman ganja yang ia budidayakan di kebun seluas dua hektar.

Lokasi kebun tanaman candu atau bakong ijo irtu adalah di kawasan pegunungan Gampong Cot Sibatee Montasik. Petugas juga mengamankan sekitar 1.000 batang ganja yang baru berusia sekitar 1 bulan.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, mengatakan, penangkapan Ma, dipimpin oleh Kasat Narkoba, Iptu Yusra Aprilla SH MH yang bergerak bersama sejumlah anggotanya. 

Begitu menerima informasi ada petani yang tengah menanam dan menjaga ganja di sebuah kebun, lanjut AKBP Heru, dirinya langsung mengintruksikan Kasat Narkoba beserta anggotanya bergerak ke lokasi tersebut. “Pada waktu ditangkap, Ma sedang menyiram ganja di kebunnya. Bahkan saking asyiknya dia menyiram ganja, kedatangan petugas ke lokasi pun sama sekali tidak diketahui tersangka,” kata AKBP Heru, kepada Prohaba, Selasa (24/10).

Kapolres Aceh Besar ini menjelaskan, untuk bisa mencapai ke lokasi kebun ganja milik Ma di kawasan pergunungan Cot Sibatee itu, personel Satuan Narkoba, membutuhkan waktu kurang lebih 3 jam untuk bisa mencapai ke lokasi dengan berjalan kaki dari tempat sepeda motor mereka di parkir di kaki gunung. “Jumlah batang ganja diperkirakan 1.000 batang yang tumbuh rapi dan rapat, karena tanaman ganja tersebut belum disebar tanam. Perkiraannyanya ganja-ganja tersebut berumur 1 bulan dan berukuran 50 cm. Pada saat tersangka ditangkap, Ma berada di tengah ladang ganja milik,” sebut AKBP Heru.

Hingga saat ini lanjut Kapolres Aceh Besar ini, pihaknya masih melakukan penyidikan intensif meminta keterangan dari tersangka. Karena tidak tertutup kemungkinan ada keterlibatan pihak lainnya, apa itu sebagai penyokong dana maupun dari segi penampung barang terlarang itu. “Untuk saat ini Ma, sedang diminta keterangannya di Mapolres Aceh Besar,” demikian AKBP Heru.(mir)

Editor : hasyim