Prohaba.co
Warga Tangse Mawot Saat Setrum Eungkot
Minggu, 22 Oktober 2017 16:16 WIB
SIGLI - Yasir (29) pemuda asal Sarah Panyang, Kecamatan Tangse, Pidie, meninggal dunia (mawot) saat menangkap ikan (eungkot) di aliran sungai, dengan cara menyetrum, Jumat (20/10) sekira 17.00 WIB petang.

Jasad korban sempat dilarikan ke Puskesmas Tangse, namun belum sempat dirawat, telah meninggal saat di perjalanan.

Kapolres Pidie, AKBP Andy Nugraha Setiawan Siregar SIK, melalui Kapolsek Tangse, Iptu Nurman Ali, Sabtu (21/10) mengatakan, peristiwa meninggalnya Yasir saat mencari ikan dengan cara menyetrum di aliran Sungai Sarah Panyang Tangse.

Yasir mencari ikan bersama adiknya Munandar (16), dengan cara menyetrum di aliran sungai.

Keduanya menggunakan listrik dari genset untuk menyetrum ikan. Yasir yang memegang alat penyetrum yang ditenggelamkan ke air. Saat Yasir asyik menyetrum ikan, tanpa sengaja kaki Yasir menginjak sambungan kabel yang telah dialiri aliran listrik. Diduga di sambungan kabel itu terjadi konslet listrik. Sehingga tubum pemuda itu sempat bergetar dan tumbang.

Kata Iptu Nurman, adik Yasir bernama Munandar berusaha menolong kakaknya yang jatuh pingsan. “Munandar minta tolong kepada warga untuk membawa kakaknya ke Puskesmas Tangse. Letak Puskesmas mencapai sepuluhan kilometer dengan Gampong Sarah Panyang,” ujarnya.

Ia mengatakan, sesampai di Puskesmas Tangse, nyawa Yasir telah dipanggil Sang Maha Pencipta. Yasir diduga meninggal dalam perjalanan saat dibawa ke Puskesmas. “Kasus ini telah ditangani polisi, dan korban meninggal murni karena kesetrum saat mencari ikan. Jasad korban telah dikebumikan di Gampong Sarah Panyang,” tukas Nurman Ali.(naz)

Editor : hasyim