Prohaba.co
Polsek Manggeng Bekuk Terlapor Dukun Cabul
Kamis, 28 September 2017 15:40 WIB
BLANGPIDIE - Kepolisian Sektor (Polsek) Manggeng, Polres Aceh Barat Daya (Abdya), Selasa (26/9) sekira pukul 15.00 WIB, membekuk IY alias YY (44) asal Banten, terlapor dukun cabul. Pria YY saat ini telah menjadi warga Desa Bineh Krueng, Kecamatan Tangan-Tangan.

Penangkapan pria YY berawal dari laporan masyarakat Manggeng yang merupakan keluarga Mawar dan Bunga (bukan nama sebenarnya) yang diakui menjadi korban dukun asal Banten itu.

Setelah menerima laporan tentang adanya pengobatan alternatif dengan cara melakukan pencabulan dan pelecehan seksual, Kapolsek Manggeng bersama tim mendatangi rumah dukun YY sekaligus menggiringnya ke Polsek Manggeng.

Kapolres Abdya, AKBP Andy Hermawan SIK MSc melalui Kapolsek Manggeng, Iptu Sunardi Yahmin mengatakan, kejadian dugaan pencabulan itu terjadi dua kali, 17 September 2017 dan 18 September 2017 sekira pukul 04.00 WIB. “Korban diobati oleh pelaku yang datang ke rumah korban pukul 23.00 WIB, setelah pukul 00.00 WIB, pelaku mengajak korban masuk dalam kamar dengan meminta izin orang tua korban dengan alasan pengobatan,” kata Kepolsek Manggeng, Iptu Sunardi Yahmin, Selasa (26/9) malam, menceritakan kronologis kejadian. 

Ternyata permintaan masuk ke kamar itu hanya lakon terlapor, untuk dapat mencabuli korban. Bahkan YY mempraktikkan pengobatan itu dengan lagak membaca Quran. “Itu hanya madus saja, buktinya mengaji saja dia tidak bisa,” ujar Iptu Sunardi.

Bahkan malam esoknya, terlapor datang lagi ‘mengobati’ korban, hingga tragedi pencabulan itu terjadi lagi. Korban yang tak tahan akhirnya melaporkan insiden pengobatan di dalam kamar itu, kepada orang tuanya. Dan kasus ini pun akhirnya bermuara ke polisi. “Dari pemeriksaan sementara, pelaku mengakui perbuatannya, perbuatan itu dilakukan, karena pelaku penyukai korban,” sebutnya.

Informasi dari keuchik setempat, tambahnya, pelaku sejak tiga tahun telah membuka praktik perdukunan itu di rumahnya. Namun, sang istri tidak mengetahui, jika sang suami berpraktik melenceng.

Paska ditangkap, sambungnya, pelaku telah ditahan di rumah tahanan Polres Abdya. Pelaku akan dijerat Pasal 50 jo pasal 47 Qanun Aceh nomor 6 tahun 2014 hukum jinayah, dengan uqubat Cambuk paling banyak 90 kali dan denda 900 gram emas murni atau penjara 90 bulan.

“Kami juga mengimbau, jika ada yang merasa menjadi korban dukun cabul ini, agar melapor Polsek Manggeng atau Polres Abdya. Saat ini baru dua orang korban yang sudah melaporkan pada kita,” pungkasnya.(c50)


Editor : bakri