Prohaba.co
Jasad Wanita Tua di Lampoh Pisang, Ternyata Korban Pembunuhan
Kamis, 28 September 2017 15:37 WIB
JANTHO - Masih ingat dengan penemuan mayat wanita tua yang ditemukan dalam kondisi telah membusuk di lampoh pisang (kebun pisang) Gampong Jruek Bak Kreh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (17/9) lalu? 

Ternyata wanita yang belakangan diketahui bernama Hasanah (53) warga Gampong Jruek Bak Kreh itu, adalah korban pembunuhan. Polisi telah menangkap tersangka tunggal kasus itu, Rizal Aswadi (35) warga Bueng Tujoh Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar.

Almarhumah Hasanh sempat dilaporkan menghilang oleh pihak keluarga. Kasus kematian Hasanah itu terungkap dalam konferensi pers yang dilaksanakan Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, di Mapolres Aceh Besar, Rabu (27/9) pagi.

Bersama AKBP Heru, dalam konferensi pers itu, ikut hadir Wakapolres Kompol Benny Miniani Arief SIK, Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM dan Kasat Intelkam, Iptu Supriadi SSos. 

Menurut Kapolres, motif pembunuhan Hasanah, dilatarbelakangi rasa kesal pelaku terhadap korban yang didalihkan oleh tersangka karena menuduh dirinya mencuri pisang di kebun milik korban. “Itu pengakuan dari tersangka, sebagai dalih pembelaannya dan itu wajar saja. Tapi, kan seharusnya cara-cara pelaku dengan nekat menghilangkan nyawa orang lain kan tidak tepat dan tidak harus terjadi,” kata AKBP Heru.

Menurut Heru, Rizal Aswadi, yang diduga telah merencanakan pembunuhan itu membacok korban menggunakan parang miliknya sebanyak dua kali. 

Korban pun ambruk dengan kondisi bersimbah darah dan meninggal di lokasi kejadian. “Setelah menjalankan aksinya, pelaku langsung meninggalkan lokasi setelah melihat korban bersimbah darah,” sebut AKBP Heru.

Mayat Hasanah, baru ditemukan dua hari kemudian oleh adik ipar korban, Muhfizar (40) seorang PNS, warga Gampong Sinyeu, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, Minggu (17/9) sekitar pukul 09.30 WIB, setelah sempat dilaporkan hilang pada Jumat (15/9). Karena, hasil visum ditemukan sejumlah luka yang mencurigakan pada tubuh korban, lanjut AKBP Heru, akhirnya di bawah koordinasi Kasat Reskrim AKP Machfud dan Kasat Intelkam Iptu Supriadi serta Kapolsek Indrapuri AKP Mawardi, diintruksikan melakukan penyidikan. “Alhamdulillah, hari Kamis 21 September 2017, kasus pembunuhan itu menunjukkan titik terang. Tim gabungan Polres Aceh Besar juga ikut melibatkan Polsek Kuta Malaka berhasil meringkus pelaku atas nama Rizal Aswadi,” papar Kapolres.

Dari tersangka, polisi mengamankan sebilah parang yang digunakan mengeksekusi korban. Lalu celana dan baju kaos lengan pendek yang dikenakan tersangka saat membunuh korban. Lalu di lokasi penemuan mayat, saat itu diamankan sepasang sendal jepit warna cokelat milik korban, satu helai kain sarung milik korban dan satu potong baju kaos oblong warna putih dipenuhi bercak darah milik korban serta celana training ponggol warna biru milik korban. “Kini tersangka mendekam di sel Mapolres Aceh Besar untuk menunggu proses lebih lanjut,” demikian AKBP Heru.

Seperti diberitakan Prohaba warga Gampong Jruek Bak Kreh, Kecamatan Indrapuri, Aceh Besar, dihebohkan penemuan mayat seorang perempuan yang telah membusuk di sebuah kebun di desa tersebut, Minggu (17/9) pagi. Belakangan jasad itu diketahui bernama Hasanah (53) warga desa setempat yang dilaporkan hilang sejak dua hari lalu, Jumat (15/9) sore dari rumahnya di Gampong Jruek.(mir) 


Editor : bakri