Prohaba.co
Warga Nagan Temukan Mortir di Kebun Kelapa Sawit
Minggu, 24 September 2017 13:03 WIB
* Diduga Peninggalan Belanda

SUKA MAKMUE - Warga di Desa Kuala Tripa, Kecamatan Tripa Makmur, Kabupaten Nagan Raya sejak dua hari lalu yakni Jumat dan Sabtu (22-23/9) kemarin, berhasil mengamankan sedikitnya dua mortir di kawasan perkebunan kelapa sawit di wilayah itu.

Informasi yang diperoleh dari Komandan Kompi 3 C Subden Brimob Kuala, AKP Usman, Sabtu siang mengatakan, temuan mortir pertama ditemukan pada hari Jumat (22/9) lalu sekitar pukul 16.00 WIB di lahan kelapa sawit milik Amir (63) warga Kuala Tripa.

Di bagian ujung mortir tersebut terdapat tulisan IV.N.VAEL 1943 109 dan seluruh bagian benda tersebut sudah berkarat.

Kata AKP Usman, pengambilan benda jenis mortir tersebut dilakukan oleh tim Jibom Sat Brimob Kompi 3 C Ujung Fatihah, Kecamatan Kuala dengan jumlah personel lima orang yang dipimpin Bripka Irwandi.

Sekitar pukul 17.50 WIB mortir tersebut berhasil diamankan petugas dan dibawa ke Mako Brimob setempat.

Pada Sabtu (23/9) kemarin sekitar pukul 13.00 WIB, pihaknya kembali mendapatkan laporan serupa yakni warga di Kecamatan Tripa Makmur, Nagan Raya kembali menemukan Mortir di lahan perkebunan kelapa sawit di wilayah ini.

Kali ini benda tersebut ditemukan warga di lahan kebun milik Taufik, warga Kuala Tripa, Nagan Raya.

Taufik mengatakan, temuan mortir tersebut awalnya dilaporkan oleh seorang temannya yang menemukan benda mencurigakan, sehingga akhirnya temuan itu disampaikan ke personel Brimob Kompi Ujong Fatihah, Kecamatan Kuala, guna diamankan.

Komandan Brimob Subden Kompi V Kuala, Nagan Raya, AKP Usman, Sabtu siang mengatakan, salah satu mortir yang sudah diamankan pihaknya setelah ditemukan pada Jumat lalu, diduga kuat merupakan peninggalan masa penjajahan Belanda.

Ia menjelaskan, di mortir tersebut terdapat tulisan IV.N.VAEL 1943 109 yang diduga dibuat pada tahun 1943.

Bahkan di seluruh bagian mortir tersebut sudah terlihat berkarat dan diduga masih aktif. “Untuk temuan mortir pada Sabtu ini (kemarin) belum bisa kita pastikan, karena masih menunggu tim untuk melakukan pengecekan dan mengamankan benda tersebut,” kata AKP Usman.(edi)


Editor : bakri