Prohaba.co
Rumah Dosen Unmuha Dibobol Maling
Senin, 4 September 2017 15:37 WIB
* Dua Sepmor dan Alat Elektronik Digondol 

BANDA ACEH - Sebuah rumah milik dosen Universitas Muhammadiyah Aceh (Unmuha), Marlizar SE MM di Lorong Durian Jalan Mujahidin, Lambaro Skep, Sabtu (2/9) dini hari dibobol maling. Pelaku yang diperkirakan lebih dari seorang itu mencuri dua sepeda motor, televisi, dan kamera saku, saat rumah kosong ditinggal pemiliknya mudik ke Jantho, Aceh Besar.

Hal itu disampaikan korban, Marlizar, Minggu (3/9) saat dijumpai di rumahnya di Lambaro Skep. Dikatakan, personel Polsek Kuta Alam dibantu Polresta Banda Aceh telah mengambil sidik jari pelaku dan tengah menyelidiki kasus tersebut. “Saya mohon polisi dapat mengungkap kasus ini,” ujar dosen Fakultas Ekonomi Unmuha itu.

Menurutnya, saat polisi memeriksa keadaan rumah pascakemalingan, diketahui bahwa maling masuk dengan cara mencongkel jendela belakang. Petugas juga menemukan putung rokok ganja dan sebilah parang di lokasi. “Ada empat barang yang dicuri yaitu dua sepeda motor Vario dan Beat, satu televisi, dan satu kamera pocket,” sebutnya. 

Hal yang memuluskan rencana pelaku, kata Marlizar, yaitu serangkaian kunci pintu rumah dan kedua sepeda motor yang disimpannya di belakang tv ikut raib. “Setelah mendapat kunci, pelaku dengan mudah keluar dari rumah dan membawa kabur kedua sepeda motor,” ujar dia.   

Marlizar mengatakan, kejadian itu bermula saat dia bersama keluarga mudik ke rumah mertuanya di Jantho pada Jumat (1/9) sore. Tetangganya, Buyung, sempat mendengar suara mencurigakan dari belakang rumah Marlizar, Sabtu (2/9) sekitar pukul 1 dini hari. “Buyung sempat menyenter ke belakang rumah tapi tidak ada yang aneh,” katanya.

Lalu beberapa saat kemudian, lanjut Marlizar, listrik di sepanjang lorong tersebut padam dan saksi pun pulang ke rumahnya untuk tidur. “Saat listrik padam itu lah diperkirakan maling beraksi. Pak Buyung baru tahu rumah saya kemalingan pada pukul 6.26 pagi, dan langsung menelepon saya,” jelasnya.

Marlizar juga mengatakan, sebelumnya pernah terjadi beberapa pencurian di tempat tinggalnya yang dikelilingi rawa dan tambak itu. Namun pelakunya tidak terungkap. “Kasus pencurian di sini sudah meresahkan. Semoga pelaku bisa ditangkap segera,” ujar pria yang juga menjabat Sekretaris Lembaga Penelitian, Penerbitan, Pengabdian dan Pengembangan Masyarakat (LP4M) Unmuha itu.(fit)

Editor : bakri