Prohaba.co
Pembacok Tukang Cendol di-DPO-kan
Minggu, 3 September 2017 15:04 WIB
KUTACANE - Satreskrim Polres Aceh Tenggara, telah mengeluarkan daftar pencarian orang (DPO) terhadap Ahmad alias Win pelaku pembacok tangan pedagang cendol Ratna Dewi yang terjadi pada Rabu (26/7) pagi di Pasar Inpres Kota Kutacane, Kecamatan Babussalam. 

Kapolres Aceh Tenggara, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kasat Reskrim, Iptu Dimas, Sabtu (2/9) mengatakan, mereka sudah memburon atau mengeluarkan DPO kepada Ahmad alias Win tersangka pelaku pembacok tangan pedagang cendol di Pasar Inpres Kota Kutacane.

Menurut Kasat Reskrim, mereka juga telah menjumpai pihak keluarga tersangka agar menyerahkan pelaku kepada pihak Kepolisian terdekat. Mereka terus memburu pelaku yang berprofesi sebagai abang becak. Ia juga menyinggung, korban Ratna Dewi belum juga mereka periksa hingga kemarin. Karena pada saat itu korban langsung dilarikan di RSU Sari Mutiara Medan. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Inilah khas drama kehidupan papan bawah. Bermula dari dakwa dakwi harga sesama pedagang cendol, Ratna Dewi (30), seorang pedagang cendol, dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi bersimbah darah, bersama potongan tangannya yang terputus ditebas parang, Rabu (26/7) sekira pukul 11.00 WIB.

Wanita itu mengalami nasib nahas, ditebas dengan parang oleh Ahmad alias Uwin (36) seorang abang becak, abang dari Suharsimi (25), yang juga pedagang cendol yang terlibat cekcok dengan korban Ratna Dewi. 

Insiden itu terjadi di Pasar Inpres Kecamatan Babussalam, Agara. Polisi yang telah menangani insiden berdarah ini, sedang memburu Ahmad yang langsung melarikan diri, usai menganiaya secara brutal, korban Ratna Dewi.

Wanita Ratna bukanlah korban tunggal dari amuk Ahmad, pedagang lainnya, Kamisan (25), warga Lawe Rutung Kecamatan Rawe Bulan, Agara, juga bersimbah darah dibacok di bagian punggungya oleh Ahmad, ketika pria itu berusaha menghalangi tindakan Ahmad yang memburu Ratna Dewi dengan parang.(as)


Editor : bakri