Prohaba.co
Menolak Rujuk, Khatijah Kritis Ditikam Mantan Suami
Minggu, 27 Agustus 2017 11:53 WIB
LHOKSUKON – Khatijah (45), seorang janda asal Desa Matang Panyang Kecamatan Baktiya Barat, Aceh Utara, kritis setelah ditikam dengan sebilah pisau oleh mantan suaminya, Sopian, Sabtu (26/8) sekira pukul 01.00 WIB.

Sopian yang notabene tak ada kaitan apa pun lagi dengan Khatijah, tiba tiba kalap, karena korban menolak ajakan untuk rujuk. Akibat kejadian itu korban Khatijah harus mendapat perawatan intensif di RSUD Cut Meutia Aceh Utara. Sedangkan Sopian yang juga warga Matang Panyang sudah kabur usai kejadian itu.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek  Baktya Barat Iptu Musa, kemarin menyebutkan, pelaku pada malam itu datang ke rumah mantan istrinya, yang sudah tinggal di rumahnya sendiri.

Sopian dan Khatijah sudah berpisah sekitar setahun yang lalu. Kedatangan Sopian untuk mengajak rujuk kembali Khatijah.

Sopian juga mengajak korban untuk pindah dari rumah yang ditempati sekarang ke rumah lain setelah rujuk. Namun, ajakan tersebut ditolak Khatijah. Sehingga keduanya terlibat adu mulut. Lalu, Sopian langsung menikam Khatijah dengan sebilau pisau pada bagian perut, sehingga korban mengalami luka serius. “Pelaku diduga sakit hati karena ajakan untuk rujuk kembali ditolak. Setelah menikam korban, pelaku langsung melarikan diri lewat pintu belakang rumah korban,” kata Iptu Musa.

Korban yang kesakitan berteriak minta tolong, sehingga anak korban terbangun dan menemukan ibunya dalam kondisi dipenuhi darah pada bagian perutnya.

Lalu anaknya bersama warga langsung membawa korban ke Puskesmas setempat untuk mendapat pertolongan medis. Namun, karena karena korban mengalami luka parah, sehingga langsung dirujuk ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk mendapat intensif. “Usai mendapat informasi tersebut, petugas langsung ke lokasi kejadian,” ujar Kapolsek Baktiya Barat.

Petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa pisau dapur yang digunakan pelaku menusuk korban di luar rumah. Untuk proses selanjutnya, penyidik akan memintai keterangan dari sejumlah saksi dan memburu pelaku yang sudah kabur.

Belakangan, korban yang sempat mendapat perawatan awal di RSUD Cut Meutia Aceh Utara, kembali dirujuk ke RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh. “Tadi siang (kemarin-red) sekitar pukul 11.00 WIB, korban harus dibawa ke Banda Aceh,” katanya.(jaf)

Editor : bakri