Prohaba.co
Densus 88/AT Dikabarkan Amankan Tiga Orang di Medan
Kamis, 8 Juni 2017 15:27 WIB
MEDAN - Densus 88/AT dilaporkan mengamankan tiga orang dari berbagai lokasi di Medan, Rabu (7/6). Polisi belum menjelaskan alasan penangkapan ini. 

Salah satu rumah yang digerebek terletak di Jalan Jermal XII, Medan Denai. Seorang penghuni rumah, RA diamankan. Istri RA mengaku diperlihatkan oleh petugas mengenai surat penangkapan yang dikeluarkan Densus 88/AT. “Menurut keterangan istrinya, yang nangkap menunjukkan surat perintah dari Densus 88,” kata Ketua Forum Umat Islam (FUI) Sumatera Utara, Timsar Zubil. 

Informasi yang diterima Timsar ada tiga orang yang diamankan. Selain RA, ada nama JH dan AAY. Nama terakhir merupakan Komandan Laskar FUI Sumut. “Keluarga bilang yang besangkutan (AAY) sudah tidak pulang sejak kemarin. Tidak ada kabar apa-apa,” terangnya.

Keberadaan ketiga orang tersebut hingga kini belum diketahui. Timsar bersama pengurus FUI lainnya sudah berupaya mencari informasi ini ke berbagai pihak. Namun menurutnya semua pihak yang dikonfirmasi tidak memberikan jawaban jelas. 

Secara pribadi Timsar hanya mengaku mengenal AAY. Menurutnya AAY tidak pernah terlibat masalah serius yang masuk kategori pergerakan teroris. Setahu dia, sebelum hilang AAY  sedang memperjuangkan membangun masjid di Jalan Platina, Titipapan, Medan. “Ada sebuah mushala yang sedang diperjuangkannya menjadi masjid. Namun ini ditentang kepala lingkungan setempat,” jelas Timsar. 

Memang di dekat mushala sudah ada sebuah masjid. Namun masjid ini tidak mampu menampung jamaah shalat Jumat. 

Pro kontra perubahan status rumah ibadah itu menurutnya sempat ditangani polisi, karena pihak yang menentang membawa senjata tajam untuk melarang jamaah melaksanakan shalat Jumat. “Yang mengancam itu ditangkap polisi. Tapi karena orangtuanya minta damai, ya sesama muslim kita turuti,” ujarnya. 

Polisi sendiri sejauh ini belum memberikan klarifikasi seputar penangkapan tersebut. Pejabat Humas Polda Sumut yang berusaha dihubungi, sejauh ini belum terhubung.(mad)

Editor : bakri