Prohaba.co
Polisi Terus Usut Kasus Buang Bayi di Aceh Barat
Selasa, 30 Mei 2017 16:09 WIB
MEULABOH - Aparat kepolisian di Aceh Barat kini terus melakukan pengusutan terkait kasus bayi yang diduga dibuang oleh orangtua kandungnya di depan Kompleks Panti Asuhan di kawasan Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Sabtu (27/5) malam lalu.

Kapolres Aceh Barat AKBP Teguh Priyambodo Nugroho melalui Kasat Reskrim AKP Fitriadi, Senin (29/5) siang mengatakan, hingga kemarin pihaknya telah mengumpulkan sejumlah keterangan untuk menggali siapa orangtua kandung bayi malang tersebut.

Polisi juga memastikan pelaku yang diduga telah membuang/menelantarkan bayi tersebut juga melanggar hukum dan Undang-Undang Tentang Perlindungan Anak dan pelakunya dapat dipenjara. “Masih kita cari siapa pelakunya, termasuk meminta keterangan sejumlah pihak,” kata Fitriadi.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang bayi perempuan yang diperkirakan baru lahir, Sabtu (27/5) malam sekira pukul 22.00 WIB ditemukan oleh warga di kawasan Desa Lapang, Kecamatan Johan Pahlawan, Aceh Barat.

Informasi yang diperoleh Prohaba menyebutkan, bayi tersebut diletakkan dalam sebuah kardus air mineral.

Bayi malang ini ditemukan oleh Baharuddin (55) selaku petugas keamanan di sebuah panti asuhan di Desa Lapang.

Kepada wartawan, ia mengatakan temuan bayi tersebut diketahui setelah dirinya didatangi oleh dua orang remaja panti yang melihat sebuah kardus mencurigakan yang ditaruh di depan gerbang panti setempat.

Ketika didatangi, ia bersama remaja panti menemukan seorang bayi perempuan dengan ari-ari yang masih melekat di tubuhnya. Bayi ini langsung dilarikan ke RSUD Cut Nyak Dhien Meulaboh untuk mendapatkan perawatan secara medis.

Pada bagian lain, Kasatreskrim AKP Fitriadi menambahkan, dalam kasus ini penyidik mensinyalir keterlibatan petugas medis/kesehatan terhadap bayi yang telah dibuang/ditelantarkan orangtuanya ini.

Pihaknya menduga, bayi tersebut ketika lahir diduga telah mendapatkan penanganan secara medis. Hal itu dibuktikan dengan adanya bekas infus di bagian kaki sang bayi serta bayi tersebut juga telah diberikan susu formula oleh sang ibu. “Soal keterlibatan petugas medisnya juga masih kita dalami, semoga secepatnya bisa terungkap,” kata Fitriadi.(edi)

Editor : bakri