Prohaba.co
Bayi tak Bernyawa Diletakkan di Kursi Teras RS Fakinah
Jumat, 26 Mei 2017 15:24 WIB

BANDA ACEH - Kahilidin (35) petugas Rumah Sakit (RS) Tgk Fakinah, Banda Aceh, Kamis (25/5) pagi, menemukan seorang bayi perempuan yang diperkirakan berumur masih dalam hitungan jam.

Belakangan terungkap jika, bayi malang itu masih terdapat tali pusat, dan didapati dalam kondisi tak bernyawa di kursi tunggu pasien. Atau tepatnya, di teras depan rumah sakit Tgk Fakinah dalam keadaan terbalut selimut.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH, melalui Kapolsek Banda Raya, AKP Zulprizal SSos menyebutkan mayat bayi perempuan itu ditemukan sekitar pukul 07.00 WIB pada waktu Kahilidin hendak memadamkan lampu rumah sakit, karena hari menjelang pagi. Petugas RS Tgk Fakinah ini terkejut pada saat melihat isi selimut yang diletakkan di kursi tunggu bagian teras depan RS itu terdapat seorang bayi perempuan. “Menurut pengakuan Kahilidin, petugas Rumah Sakit Tgk Fakinah yang pertama kali menemukan mayat bayi itu, saat ditemukan bayi malang itu memang sudah dalam kondisi tak bernyawa, sehingga saksi melaporkan ke petugas RS lainnya yang ada di sana,” kata Zulprizal yang dihubungi Prohaba.

Lalu, lanjut Zulprizal, pihaknya pun mendapatkan kabar tersebut dari pihak Manajemen RS Tgk Fakinah dan personel Polsek Banda Raya dibantu anggota Identifikasi Polresta bergerak ke lokasi. “Padahal untuk mengidentifikasi siapa pelaku yang meletakkan bayi itu di kursi tunggu teras itu mudah untuk kita temukan dengan adanya CCTV. Tapi, sialnya CCTV itu dalam kondisi mati pula, sehingga kami harus bekerja ekstra,” ungkapnya.

Mayat bayi perempuan itu pun langsung dibawa ke kamar jenezah RSU Zainoel Abidin Banda Aceh. “Mayat bayi perempuan ini kami bawa ke kamar jenazah RSUZA dan petugas rumah sakit itu yang akan memakamkannya. Berkaitan tidak ada identitas dengan bayi malang ini,” ujar Kapolsek Banda Raya ini.

 Ia menjelaskan, petugas terus melacak identitas si pembuang mayat bayi perempuan tersebut. Selain di RS Tgk Fakinah, petugas juga mencari tahu di RSU Meuraxa, apa ada perempuan yang baru melahirkan dan mangkir dari rumah sakit itu. “Sejumlah pasien perempuan yang baru melahirkan rata-rata ada bayinya. Kami tengah berusaha berkoordinasi dengan keuchik di wilayah Banda Aceh dan Aceh Besar, khususnya untuk mencari tahu apa ada warganya yang baru melahirkan,” demikian AKP Zulprizal.(mir)



Editor : bakri