Prohaba.co
Kek Toge Kembali Kendali Narkoba dari Balik Penjara
Selasa, 23 Mei 2017 15:36 WIB
MEDAN - Togiman alias Tony alias Toge (60) kembali ditangkap Badan Narkotika Nasional (BNN). Narapidana yang mendekam di LP Tanjung Gusta, Medan ini terindikasi terlibat pengendalian peredaran sabu-sabu sebanyak 25 kilogram. 

Belum banyak informasi yang didapat terkait kasus ini. Informasi beredar, Toge dijemput BNN dari LP Tanjung Gusta, Medan, Minggu (21/5). Keterlibatan pria keturunan Tionghoa itu terungkap setelah BNN menangkap bandar sabu-sabu yang memiliki barang bukti 25 kilogram. 

BNN Sumut sejatinya menyampaikan hasil pengungkapan kasus ini pada Senin (22/5) pagi. Berdasarkan undangan yang disebar Kabag Humas BNN Sumut melalui pesan singkat, paparan kasus ini dilakukan di Kantor BNN, Jalan Williem Iskandar, Deliserdang pukul 10.30 WIB. 

Dalam pesan itu disebutkan jaringan narkotika ini dikendalikan Toge (60) yang saat ini berstatus narapidana LP Tanjung Gusta dengan vonis hukuman seumur hidup. 

Namun tanpa ada penjelasan, konferensi pers dibatalkan. Kepala BNN Sumut Brigjen Andi Loedianto tidak menjawab konfirmasi terkait pembatalan ini. “Diambil alih Jakarta (BNN Pusat). Di sana nanti dipaparkan,” kata seorang petugas BNN. 

Ini bukan pertama kalinya Toge dijemput dari penjara atas tuduhan mengendalikan bisnis narkoba. Pada September 2016 saat masih berstatus narapidana LP Lubukpakam, Deliserdang, ia pun dijemput paksa BNN. Petugas bahkan mendapati kamar yang dihuninya cukup mewah, di antaranya dilengkapi AC. 

Saat itu ia terlibat pengendalian sabu-sabu 21,425 kilogram dan pil ekstasi 44.849 butir. Bahkan dalam kasus tersebut Togiman terbukti menyetor uang Rp 2,3 miliar kepada Kasat Resnarkoba Polres Belawan yang kala itu dijabat AKP Ichwan Lubis. 

PN Medan kemudian memvonisnya hukuman seumur hidup, sementara Ichwan diganjar penjara 2,5 tahun. Kepala BNN Budi Waseso sempat mengatakan seluruh narkoba yang diedarkan Togiman berasal dari Tiongkok dan memiliki kualitas tinggi.(mad)

Editor : bakri