Prohaba.co
Tervonis Khamar dan Iktilat Dicambuk 110 Kali
Sabtu, 29 April 2017 12:17 WIB
BLANGKEJEREN - Tiga tervonis pelanggaran qanun syariat islam di kabupaten Gayo Lues (Galus), yang terdiri dari dua kasus dicambuk 110 kali oleh algojol di halaman Masjid Raya As-shalihin Blangkejeren, Jumat (28/4) petang. Eksekusi uqubat cambuk tersebut disaksikan ratusan warga dan dipadati anak-anak.

Berdasarkan data yang diperoleh, ketiga terhukum yang dicambuk tersebut adalah, Sahudin (53) warga Dusun Buntul Penampaan Uken Blangkejeren, terpidana khamar dicambuk 43 kali oleh algojo secara bergantian. Kemudian, Gusnar Efendi (38) terpidana khamar dicambuk 40 kali warga Dusun Buntul, serta Mardiata (20) warga Rerebe Dabun Gelang, terpidana iktilat (bermesum di tempat umum) dicambuk 27 kali setelah dikurangi masa tahanan.

JPU dari Kejaksaan Galus, Marthalius didampingi anggota JPU lainnya, kemarin mengatakan, ketiga terhukum pelaku pelanggaran syariat tersebut dicambuk 110 kali. Bahkan terhukum Sahudin terpidana khamar dicambuk 43 kali tidak dikurangi masa penahanan (kurungan). Pasalnya terhukum, selain pemakai juga merupakan penjual khamar yang ditangkap petugas sebelumnya di rumahnya.

Dua terhukum ukqubat cambuk lainnya Gusnar Efendi dicambuk 40 kali setelah dikurangi masa  tahanan dan Mardiata dicambuk 27 kali setelah dikurangi masa tahanan. “Pasangan Mardiata terpidana iktilat tidak di uqubat cambuk, karena masih anak dibawah umur dan dikembalikan ke orang tuanya untuk pembinaan,” sebut Marthalius.

Dia mengatakan, ketiga tervonis uqubat cambuk itu ditangkap secara terpisah oleh petugas sebelumnya.(c40)

Editor : bakri