Prohaba.co
Lagi, Bayi Dibuang di Dalam Kardus
Sabtu, 8 April 2017 12:54 WIB
* Sempat Dikira Suara Kucing 

BANDA ACEH - Bayi laki-laki yang diperkirakan baru berumur 4 atau 5 hari dibuang di dalam kardus yang diletakkan di atas meja sebuah warung pinggir Jalan Banda Aceh-Medan, Dusun Alue Glong, Gampong Alue Rindang, Kecamatan Seulimuem, Aceh Besar, Jumat (7/4) sekitar pukul 07.00 WIB.

Kapolres Aceh Besar, AKBP Drs Heru Suprihasto SH, melalui Kasat Reskrim AKP Machfud SH MM mengatakan, bayi laki-laki itu diletakkan di atas meja warung milik Jamilah (30) Gampong Alue Rindang, Kecamatan Seulimuem. 

Bersama bayi malang tersebut, petugas menemukan perlengkapan bayi, berupa dua lembar kain bedung, dua lembar cawat bayi, satu botol susu, satu pasang sarung tangan serta sarung kaki dan satu kotak susu formula berukuran 150 gram. “Kira-kira pukul 04.00 WIB pagi itu, Jamilah, saksi yang pertama kali menemukan bayi itu memang sempat mendengar suara tangisan bayi yang diletakkan di dalam kardus di atas meja warungnya. Tapi, Jamilah mengira suara tangisan itu, berasal dari suara kucing, sehingga Jamilah tidur kembali,” kata Machfud kepada Prohaba, Jumat (7/4).

Tetapi, sekitar pukul 06.20 WIB, Jamilah kembali terbangun dan kembali mendengar suara tangisan bayi tersebut. Karena merasa yakin bahwa suara itu bukan dari suara seekor kucing, Jamilah pun memutuskan bangun dan keluar dari rumahnya untuk mencari tahu sumber suara itu. 

Begitu Jamilah membuka pintu rumahnya, suara bayi tersebut semakin keras terdengar, sehingga Jamilah pun mendekat. Wanita itu kaget begitu membuka sebuah kardus berukuran 30x50 centimeter, ternyata di dalamnya terdapat bayi laki-laki. “Alhamdulillah, bayi laki-laki itu masih terselamatkan dan tidak apa-apa. Bahkan untuk kondisi terakhir bayi itu sehat. Syukurlah tidak terjadi apa-apa dengan bayi itu,” kata Machfud.

Begitu Jamilah mengetahui ada bayi di dalam kardus di atas meja warungnya, wanita itu bergegas memanggil suaminya, Mustafa (38) dan Sabirin (33), seorang saksi mata lainnya. “Penemuan itu langsung dilaporkan ke Mapolsek Seulimuem. Begitu mendapat laporan itu, Polsek Seulimuem langsung menghubungi kami di Satreskrim dan bersama-sama pihak Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Aceh Besar kami menuju ke lokasi sampai semua proses selesai,” sebut Machfud.

Bayi yang memiliki bobot 3,3 kilogram, panjang 50 centimeter tersebut, langsung dibawa ke Puskesmas Seulimuem untuk memastikan kondisi serta kesehatannya. “Alhamdulillah bayinya sehat dan sementara waktu ini bayinya kami titip ke Panti Sosial Asuhan Anak Darussa’adah Aceh, Banda Aceh, untuk dirawat di sana melalui Dinas Sosial Aceh Besar,” ungkap Machfud. 

Ia menjelaskan pihaknya masih menyelidiki kasus pembuangan bayi tersebut dengan melakukan pengumpulan data-data dan keterangan saksi. “Kami akan lakukan pendataan terhadap ibu-ibu hamil melalui bidan desa sekitar dan langkah lain tentunya berkoordinasi dengan unit-unit PPA Polresta Banda Aceh dan Polres Pidie,” demikian Kasat Reskrim AKP Machfud.(mir) 

Editor : bakri