Prohaba.co
Tiga Bulan Menikah, Nenek Eksekusi Kakek
Minggu, 2 April 2017 15:33 WIB
LHOKSUKON – Hidup Abdul Rani (75) warga Desa Paya Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, berakhir tragis dan memilukan, Sabtu (1/4) pagi kemarin. Pria uzur itu menemui ajal, sejenak dianiaya secara brutal oleh istrinya Nurhasanah (59) asal Lhokseumawe yang baru dinikahi sekitar tiga bulan.

Sang istri mengeksekusi kakek renta yang juga suaminya itu dengan menghantam kepala korban dengan tongkat besi. Bukan hanya itu, leher sang kakek juga dijerat dengan tali, sehingga korban tersungkur dan tewas. Kejadian itu spontan menggegerkan Tanah Luas dan sekitarnya, sehingga warga sekitar berdatangan ke lokasi tragedi.

Kapolres Aceh Utara AKBP Ahmad Untung Surianata melalui Kapolsek Tanah Luas Ipda Yussyah Riyandi, kemarin menyebutkan, pagi itu keduanya terlibat cekcok, sehingga berakhir dengan aduk fisik. Lalu Nurhasanah memukul suaminya dengan menggunakan tongkat besi pada bagian kepala, sehingga kepala korban luka.

Tak hanya itu, nenek tersebut mengambil tali jemuran kemudian melilitkan ke leher suaminya itu. Saat korban sedang berusaha melepaskan lilitan tali itu, kemudian Nurhasanah memukul lagi suaminya dengan menggunakan tongkat besi itu berulangkali, sehingga korban terjatuh. “Melihat suaminya sudah jatuh ke lantai dalam rumah, lalu pelaku mendatangi rumah tetangga untuk memberitahukan kejadian itu,” ujar Kapolsek Tanah Luas.

Lalu, pelaku kembali ke dalam rumah dan melepaskan tali yang melilit bagian leher suaminya itu, kemudian membuang tali jemuran tersebut ke dalam sumur di belakang rumah. Setelah kejadian itu pelaku yang juga mengalami luka, dibawa warga ke Puskesmas Tanah Luas untuk mendapat perawatan medis. Sedangkan korban masih berada dalam rumah. “Setelah mengetahui kejadian itu, petugas langsung ke lokasi untuk melakukan olah TKP, termasuk memasang garis polisi,” ujar Ipda Riyandi.

Polisi bersama warga membawa jasad korban ke RSUD Cut Meutia Aceh Utara untuk divisum. Polisi berhasil mengamankan barang bukti di lokasi kejadian berupa tongkat besi yang panjang sekitar satu meter, pisau, tali jemuran, peci berlumuran darah, kain yang masih berlumuran darah. “Tersangka sudah kita amankan di Mapolres untuk proses penyelidikan. Penyidik sedang mendalami kasus tersebut untuk mengungkap motif sebenarnya dari kejadian tersebut,” ujar Kapolsek Tanah Luas.(jaf)

Editor : bakri