Prohaba.co
Skuat Jibom Amankan Benda Diduga Bom di Kantor Bappeda
Rabu, 15 Februari 2017 15:32 WIB
* Ditembak tapi tak Meledak

MEULABOH - Sebuah benda mencurigakan mirip bom ditemukan di Kantor Bappeda Aceh Barat, Selasa (14/2). Benda berupa kotak yang dibungkus dengan koran itu sempat membuat panik kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di kantor Bappeda dan kantor bupati setempat.

Tim penjinak bom (Jibom) dari Brimob Kuala, yang diturunkan ke lokasi, telah mengamankan benda dimaksud. Hingga tadi malam, belum diketahui apakah benda itu benar benar bom, atau hanya sekadar pepesan kosong. Namun keterangan dari Dandim Aceh Barat, berat dugaan benda itu bukan bom, dan lebih kepada sensasi semata.

Informasi diperoleh, Selasa kemarin, kasus penemuan benda mencurigakan yang ditengarai bom itu diketahui oleh pegawai di Kantor Bappeda. Sebab dari kotak berbungkus dengan koran terletak di samping Kantor Bappeda dan terlihat sebuah kabel.

Tak ayal temuan itu dikaitkan dengan hari H Pilkada yang hanya tinggal dalam hitungan jam, kemarin.

Kasus penemuan itu langsung dilaporkan ke Mapolres Aceh Barat yang turun ke lokasi memasang garis polisi di lokasi temuan.

Selain anggota Polres ke lokasi turut dikerahkan personel Brimob Polda Jawa Timur yang sedang BKO pengamanan Pilkada di Aceh Barat. Sempat dilakukan pemeriksaan oleh Brimob Jatim, namun karena benda itu mencurigakan sehingga harus diturunkan tim khusus penjinak bom dari Brimob Kuala Nagan Raya.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK dan Dandim 0105 Aceh Barat, Letkol Inf Herry Riana Sukma dan sejumlah perwira turun ke lokasi mengakui adanya temuan benda mirip bom tersebut. “Benda mencurigakan itu diketahui oleh pegawai di Kantor Bappeda sehingga dilaporkan ke kita,” kata Kapolres Teguh Priyambodo Nugroho kepada wartawan.

Ia mengaku sejauh ini belum dipastikan apa benda mencurigakan tersebut, karena benda tersebut sudah diamankan oleh tim penjinak bom dari Brimob dan lokasi penemuan disterilkan kembali.

Kapolres menjelaskan sejauh ini belum diketahui terhadap motif dari benda yang mencurigakan tersebut, yakni apakah terkait dengan teror pilkada atau hanya perbuatan iseng belaka. “Masih kita selidiki siapa yang meletakan benda itu,” ujarnya.

Dandim Aceh Barat, Herry Riana Sukma juga mengakui pihaknya telah diberitahu seputar temuan benda mencurigakan itu. Namun dari apa yang dilihat ketika diturunkan tim dari penjinak bom, tidak ditemukan tanda-tanda bahwa itu bom. “Tadi ketika ditembak oleh tim penjinak dari dekat tidak meledak,” katanya.

Ia memastikan benda itu bisa saja hanya iseng untuk menakuti warga, terutama jelang pilkada serentak di Aceh Barat.

Dandim Herry menambahkan, pihaknya juga membantu kepolisian dalam mengamankan Pilkada di Aceh Barat. Bahkan juga ada tambahan prajurit BKO dari Kodam Iskandar Muda ke Aceh Barat sebanyak 30 orang dan prajurit Yonif 116/GS sebanyak 60 orang.(riz)

Editor : bakri