Prohaba.co
Dipecat, Mantan TNI Jadi Begal
Senin, 13 Februari 2017 16:10 WIB
* Dua Kali Tembak Korban Sama

MEDAN - Karir militer Rahmad Ferdian alias Rian (32) betul-betul dihancurkan oleh narkoba. Tragsinya, mantan prajurit TNI AL ini harus melanjutkan hidupnya di penjara setelah tertangkap usai merampok sepeda motor.

Rian ditangkap aparat gabungan Polsek Medan Barat dan Polsek Medan Kota setelah terlibat perampokan sepeda motor di Jalan Adam Malik, Medan Barat pada Kamis (9/2) sekira pukul 06.00 WIB. Bahkan pria yang berdomilisi di Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal ini sempat menembak korbannya, Hamsar Husein Lubis menggunakan senjata airsoft gun.

Korban yang tidak terluka parah langsung lari meninggalkan Honda Karisma BK 3885 HJ miliknya. Mirisnya, selang dua jam kemudian, Hamsar kembali ditembak Rian dengan senjata yang sama. Penembakan kedua ini terjadi ketika korban bersama temannya berhasil menemukan Rian di kawasan Medan Kota, dan bermaksud menangkapnya.

“Setelah kejadian pertama, korban mengajak temannya untuk menangkap pelaku. Tapi setelah bertemu pelaku, korban kembali ditangkap dan sepeda motornya temannya jenis Mio kembali dirampas pelaku,” kata Kapolsek Medan Barat Kompol Victor Ziliwu, Minggu (12/2).

Dijelakan Victor, Rian merupakan anggota TNI AL yang dipecat terkait narkoba pada 2012. Sebelum berkecimpung di dunia kriminal, tersangka sempat bekerja sebagai debt collector hingga petugas keamanan di perkebunan.

Dalam kasus perampokan ini, polisi turut menangkap dua teman pelaku, FA (30) warga Jalan Medan - Binjai, Gang Masjid, Sunggal, Deliserdang dan Z (40) penduduk Jalan Pinang Baris, Medan Sunggal. Sejumlah barang bukti seperti tiga unit sepeda motor, sepucuk senjata airsoft gun, lima helm dan enam tas disita.

Hasil pemeriksaan mengungkapkan kalau trio penjahat ini sudah berulang kali melancarkan aksinya di sejumlah kawasan Medan. Kelompok ini biasanya “bekerja” seharian dengan berputar-putar di inti kota untuk mencari korban yang tepat.

“Kasusnya sedang kita dalami bersama Polsek Medan Kota. Karena ada dugaan mereka ini beraksi di wilayah hukum polsek lainnya,” tukas Victor.(mad)

Editor : bakri