Prohaba.co
Bayi Dalam Kardus Dibuang Ortu dan Nenek
Minggu, 12 Februari 2017 15:15 WIB
*’Diekspor’ dari Aceh Utara

IDI - Setelah melakukan penelusuran secara marathon, personil Polres Aceh Timur akhirnya berhasil mengungkap kasus pembuangan bayi laki-laki yang ditemukan warga di dalam kardus, di atas kursi di depan warung warga di Gampong Alue Batee, Kecamatan Peudawa, Rabu (8/2) pagi lalu.

Tepat seperti dugaan khalayak ramai, bayi itu ternyata dibuang oleh orantunya sendiri. Bahkan sang nenek juga ikut bersama membuang titipan Allah tersebut. Ironisnya, para pembuang bayi itu bermukim di Aceh Utara. Mereka bersengaja naik minibus Avanza ke Aceh Timur, lalu membuang bayi, bak membuang seekor anak kucing.

Info dari polisi menyebutkan, tersangka pembuang bayi itu adalah ibu dan ayah kandung sang bayi, yakni Rus (21) dan Mur (26), serta nenek bayi (ibu Rus) yakni Sau (52). Ketiganya tercatat sebagai warga Aceh Utara.

Kapolres Aceh Timur AKBP Rudi Purwiyanto, kemarin mengatakan, ada tiga pelaku yang ikut berperan dalam penelantaran bayi tersebut yakni Rus (21) ibu kandung bayi, Mur (26) ayah bayi, dan Sau (52) orang tua Rusmalawati. 

Polisi mendapatkan identitas tersangka pembuang bayi itu, setelah melakukan penelusuran panjang. Bahkan Jumat (10/2), polisi telah mengendus keberadaan para tersangka, yaitu di Gampong Cot Bada, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Polisi juga akhirnya mengetahui jika bayi malang itu dilahirkan Rus, Selasa (7/2) pukul 18.00 WIB di bidan Gampong Cempeudak, Kecamatan Jambo Aye, Aceh Utara.

Sejauh ini hamba hukum masih memburu motif dari tindakan pembuangan bayi itu sendiri. Sementara Rus masih dirawat di Puksesmas Jambo Aye, Aceh Utara,” jelas Kapolres.

Pembuangan bayi itu dilakukan pada Rabu (8/2) lalu sekitar pukul 02.00 WIB. Mereka bertiga (tersangka pelaku) berangkat ke wilayah hukum Polres Aceh Timur dengan menggunakan sebuah mobil Toyota Avanza.

Kemudian pukul 05.00 WIB ketiga pelaku tiba di sebuah warung di depan Gardu Induk PLN di Gampong Alue Batee, Kecamatan Peudawa, Aceh Timur. “Setibanya di situ mereka langsung meletakan bayi malang itu di kursi di depan warung tersebut dan mereka langsung kembali ke Aceh Utara,” jelas Kapolres.

Hingga saat ini, jelas Kapolres, pihaknya sedang melakukan pengejaran terhadap ayah si bayi yakni Mur. Karena saat petugas tiba di rumah Rus, yang bersangkutan tidak ada di tempat.(c49)

Editor : bakri