Prohaba.co
Truk Mundur tanpa Kernet, Mahasiswa UTU Mawot
Selasa, 10 Januari 2017 12:34 WIB

* Di Aceh Utara, Sepmor Keuchik Meulinteung

MEULABOH - Kecelakaan lalu lintas berujung maut kembali terjadi di Aceh Barat. Seorang mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU) Meulaboh, M Jamhur (18) warga Desa Palimbungan Kecamatan Kaway XVI, Aceh Barat, menemui ajal, Minggu (8/1) sekira pukul 17.00 WIB. Insiden maut itu terjadi setelah sepmor yang ia kendarai menghantam badan truk di jalan Meulaboh-Tutut, Aceh Barat.

Informasi diperoleh Prohaba, kemarin, kecelakaan terjadi ketika kendaraan Honda Beat BL 3804 EW yang dikemudikan Jamhur dalam perjalanan tujuan Meulaboh. Tiba tiba tanpa diduga sebuah dum truk BL 8605 EB yang disopiri M Amin (47) keluar dari sebelah kanan jalan secara mundur, tanpa dipandu oleh kernet di kawasan Desa Pasi Kumbang Kecamatan Kaway XVI.

Kemunculan truk secara tak terduga itu membuat laju sepmor tak terkendali, hingga tabrakan tak terhindarkan. Korban yang terempas di badan jalan, dilarikan ke RS Cut Nyak Dhien Meulaboh dalam kondisi kritis akibat pendarahan hebat. Akhirnya, nyawa Jamhur yang merupakan anak kembar itu tidak tertolong, dan meninggal dunia. Polisi yang turun ke TKP segera mengamankan mobil dan sepmor ke Satlantas Polres Aceh Barat untuk proses pengusutan lebih lanjut.

Kapolres Aceh Barat, AKBP Teguh Priyambodo Nugroho SIK melalui Kasat Lantas, AKP Imam S didamping Kanit Laka, Aipda Rajis Boinis ditanyai kemarin mengatakan, kasus laka lantas tersebut dalam pengusutan pihaknya. Demikian juga barang bukti kendaraan sudah diamankan di Satlantas. “Satu pengendara meninggal dunia,” kata Rajis.

Dari Lhokseumawe dilaporkan, dua unit sepeda motor (Sepmor) bertabrakan di jalan lintas Desa Langa, Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara, Minggu (8/1) sore. Akibatnya tiga warga luka-luka, salah satunya adalah Keuchik Matang Ceublik, Kecamatan Tanah Luas, Aceh Utara, Sulaiman (37). Sedangkan dua korban lainnya, Nur Rahmi (35) beserta anaknya asal Desa Uteun Bayi, Kecamatan Banda Sakti, Lhokseumawe.

Kapolres Lhokseumawe AKBP Hendri Budiman, melalui Kapolsek Syamtalira Bayu Iptu Zeska Julian Wijaya, menjelaskan, kala itu Sepmor Supra C BL 3485 SO yang dikendarai Sulaiman bergerak dari arah Timur menuju Barat. Sampai di lokasi, secara tak terduga menyebrang Sepmor jenis Vario Tehno BL 6672 BU yang dikendarai Nur Rahmi.

Kondisi dadakan itu membuat tabrakan tak terelak lagi, dan kedua sepmor terempas ke aspal. “Saat kita dapatkan laporan tersebut, langsung turun ke lokasi. Selanjutnya mengevakuasi ketiga korban yang mengalami luka ringan. Sedangkan untuk kedua Sepmor kita serahkan ke Unit Laka Satlantas untuk proses hukum lanjutan,” demikian Iptu Zeska.(riz/bah)


Editor : hasyim