Prohaba.co
Pegawai Pukesmas Kejeruan Muda Kritis Dijambret
Selasa, 10 Januari 2017 12:36 WIB
KUALASIMPANG – Pegawai kontrak Pukesmas Kejuruan Muda, Irma Wahyuni yang juga istri Kepala Pukesmas Kejeruan Muda, Senin (9/1) sekira pukul 13.30 WIB, menjadi korban jambret, saat korban pulang dinas. Insiden itu terjadi di jalan Kualasimpang – Rantau, depan Kantor Pertanian Desa Kampong Durian Kecamatan Rantau.

Korban dilaporkan dalam kondisi kritis, sejenak tragedi penjambretan. Berat dugaan, korban ditabrak secara brutal oleh penjambret, sebelum melarikan tas sandang milik korban.

Hingga pukul 16.00 WIB petang kemarin, korban belum sadarkan diri dalam perawatan di RSUD Aceh Tamiang. Bahkan informasi terakhir, korban sudah dirujuk ke salah satu rumah sakit di Kota Medan.  

Keluarga dan rekan kerja korban, pegawai Puskesmas Kejuruan Muda, Kadis Kesehatan Aceh Tamiang M Nur Fajri, Sekretaris Dinkes terlihat menjenguk korban di RSU Tamiang, kemarin.

Kepala Pukesmas Kejuruan Muda, Mahlil yang merupakan suami korban, Senin (9/1) mengatakan, musibah yang menimpa istrinya terjadi saat istrinya pulang kerja dari Pukesmas Kejuruan Muda menuju rumahnya di Kecamatan Rantau dengan menggunakan sepeda motor.

Saat berada di jalan Rantau tepatnya di Kampong Durian, istrinya mengalami musibah. “Saya mendapat telepon dari istri, memberitahu, dia ditabrak orang tidak dikenal, kemudian langsung putus suaranya, dari lokasi telepon yang aktif tersebut terdengar suara lokasi kejadiannya di Kampong Durian,” ujarnya.

Mendengar kejadian tersebut, ia langsung pergi menuju Kampung Durian, sesampai di lokasi, istrinya sudah tidak sadarkan diri, sehingga langsung dilarikan ke RSUD Aceh Tamiang untuk mendapat penanganan medis.

Pada saat musibah menimpam korban, tas sandang korban berhasil dibawa kabur penjambret yang belum diketahui identitasnya, di dalam tas berisi dompet kecil, kartu ATM dan beberapa barang lainnya yang belum diketahui jenisnya. Kondisi korban hingga sore hari belum juga sadar, kemudian dirujuk ke salah satu rumah sakit di Medan.

Kapolsek Rantau, Polres Aceh Tamiang AKP Marasaid Sagala mengakui ada terjadi kasus penjabretan di jalan Rantau dan korbannya dalam kondisi tak sadarkan diri. Saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan pihak kepolisian.(md) 

Editor : hasyim