Prohaba.co
Pria Dewantara Dibunuh
Senin, 26 Desember 2016 16:18 WIB
* Luka-luka Saya di Tubuh

LHOKSEUMAWE - Tarmizi (35), pria asal Pulo Rungkom, Kecamatan Dewantara, Aceh Utara, Minggu (25/12) subuh, tewas di dapur rumahnya. Dia ditemukan dalam kondisi luka tersayat di sejumlah bagian tubuh. 

Keuchik Pulo Rungkom, Adami, baru mendapat informasi kejadian tersebut sekira pukul 07.00 WIB. Saat itu, ada warga lari ke rumahnya dan mengatakan Tarmizi dibunuh.

“Sedangkan warga yang datang ke rumah saya itu mendapat kabar Tarmizi dibunuh dari istri korban sendiri,” katanya kepada Prohaba, kemarin.

Selanjutnya, dia langsung datang ke rumah Tarmizi. Di dapur rumah, Adami melihat Tarmizi sudah tidak bernyawa lagi dengan kondisi telungkup. Badannya dipenuhi darah.

“Karena kondisi seperti itu, kami tak mungkin langsung mengangkat tubuh korban. Tapi, saya langsung menghubungi Kapolsek Dewantara,” ujarnya.

Tidak lama kemudian, polisi tiba di lokasi. Kemudian, korban dibawa ke rumah sakit untuk divisum.

“Sesuai informasi saya terima, ada enam luka sayat di tubuhnya, seperti di perut, di dada, dan terparah di leher,” katanya.

Selanjutnya, Adami menginformasikan, berdasarkan hasil penggeledahan di rumah korban, tidak ditemukan benda-benda tajam seperti parang atau pisau. Tapi yang ditemukan hanya kayu. “Kayu balok itu ditemukan di atas loteng rumah. Balok dalam kondisi berdarah. Saat ini, balok itu telah diamankan polisi,” katanya.

Ditanya motif pembunuhan tersebut, Adami tidak bisa memastikannya. “Saya tidak tahu kenapa Tarmizi dibunuh. Karena saat saya datang, kondisinya sudah terbunuh. Sedangkan istri Tarmizi sudah dibawa polisi untuk dimintai keterangan,” pungkas Adami.

Kasat Reskrim Polres Lhokseumawe, AKP Yasir, menyebutkan pihaknya mendapatkan laporan awal dari aparat desa setempat. Kemudian, langsung turun ke lokasi dan mengamankan tempat kejadian. Selanjutnya, Tarmizi dibawa ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia Buket Rata untuk divisum.

“Jenazah selanjutnya dibawa pulang ke rumah duka untuk dikebumikan,” kata Yasir.

Hasil penyelidikan awal, kuat dugaan Tarmizi dibunuh. Indikasi itu berdasarkan kondisi luka yang ditemukan di tubuh Tarmizi. Namun, sejauh ini, pihaknya belum bisa memastikan motif pembunuhan dan siapa pelakunya.

“Sampai saat ini masih dalam pengembangan, termasuk mencari kepastian pelakunya,” ujar Yasir.

Dia menyebutkan, untuk istri korban, hingga kemarin sore masih dimintai keterangan di Mapolres Lhokseumawe. “Informasi awal, pelaku juga sempat membawa lari sepeda motor milik korban. Makanya saat ini kami terus berupaya melacak keberadaan sepeda motor tersebut,” pungkas Yasir.(bah)

Editor : hasyim