Prohaba.co
Theng Theng Theng Hingga ke Paris
Minggu, 27 November 2016 17:21 WIB
SEBUAH video tentang anak muda asal Aceh yang menyanyikan lagu kisah dirinya merantau ke Jakarta, membuat heboh para pengguna media sosial, terutama Facebook dan WhatsApps. Lagu ini menjadi viral (populer dan beredar luas di kalangan pengguna internet), lantaran dinyanyikan secara kocak serta berisi cerita yang diyakini sebagai kisah nyata.

Lalu siapakan sang penyanyi lagu yang kemudian populer dengan judul “theng theng theng” itu? Penelusuran Prohaba, ternyata anak muda dalam video tersebut bernama Samsoel Rizal, pemuda kelahiran Rhieng Blang, Pidie 27 Februari 1993. Saat ini, Samsoel tinggal di Kampong Citayam RT 02 RW 11, Desa Pabuaran Kecamatan Bojong Gede, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. “Pekerjaan saya SSB alias Sukat Sukat Breuh,” kata dia menjawab Prohaba via pesan Facebook, Rabu (23/11).

Nama Samsoel Hilal mulai melambung ketika video yang ditautkan di akun Facebooknya diangkat oleh Serambinews.com, Senin 21 November 2016. Sejak berita berjudul “VIDEO Theng Theng Theng, Lagu Samsoel Hilal Bikin Heboh Teman-temannya di Facebook” itu menggelinding, dinding FB Samsoel Hilal pun ramai dengan berbagai tanggapan, permintaan pertemanan, hingga postingan tautan berita tersebut. 

Kolektor naskah kuno yang juga pemerhati budaya Aceh, Tarmizi A Hamid, adalah salah satu yang menuliskan komentarnya di dinding Facebook Samsoel Hilal. Tarmizi mengatakan, apresiasi dan rasa bangga kepada Samsoel yang meski berada di perantauan tetap menjaga seni budaya daerah. “Kreasi seni adinda ini sangat klasik dan polos dalam berekpresi sebagai pemuda Aceh. Adinda telah memberi contoh kepada pemuda Aceh lainnya yang ada di perantauan, baik di Indonesia maupun di luar negeri, agar memelihara seni budaya dan bahasa Aceh yang seutuhnya,” tulis Tarmizi A Hamid. 

Komentar Tarmizi ini mendapatkan 194 respon serta 21 kali dibagikan. Puluhan orang yang mengomentari pernyataan Tarmizi ini rata-rata mengungkapkan rasa bangganya kepada Samsoel Hilal. “Malah terdengar sampai ke Paris,” tulis Alijullah H Jusuf, penulis buku “Penumpang Gelap, ke Eropa tanpa Dana”. 

“Bereh that nyan, jet baca hikayat Aceh di Pareh,” lanjut pria kelahiran Blangpaseh, Pidie, yang kini bermukim di Paris, Prancis.

Penelusuran Prohaba di dinding Facebook Samsoel Hilal, video lagu “Theng theng theng” yang dibagikannya telah mencapai 30.129 tayangan. Belum lagi, video itu juga beredar melalui fasilitas komunikasi Whatsapp.

Menjawab Prohaba, Samsoel Hilal menceritakan, lirik dalam lagu itu adalah kisah nyata dari kehidupan yang dialaminya sehari-hari, semenjak masih di kampung hingga berangkat merantau. “Pertama kali saya merantau tanggal 10 Januari 2016 ke Tangerang, Banten,” kata pemuda yang akrab disapa Mimi ini. 

“Kehidupan yang saya rasakan selama ini cukup pahit, dan mungkin banyak teman-teman di luar sana yang juga merasakan hal yang sama seperti saya rasakan. Jadi saya ingin membagikan video tersebut agar mereka pun ikut  termotivasi dengan kehidupan mereka. Di samping itu pula saya ingin menghibur,” lanjut dia. 

Menurutnya, selama selama merantau itu, dia sudah menciptakan dan memposting 3 lagu yang semuanya berisi kisah nyata. Namun tanpa disangka, lagu “theng theng theng” ini mendapat sambutan luar biasa, hingga mendongkrak jumlah penonton dua video lainnya. 

Tapi ternyata menjadi penyanyi atau pun penjual beras bukanlah cita-cita Samsoel Hilal. “Pada awalnya saya mempunyai cita-cita ingin menjadi guru olahraga yang profesional, akan tetapi dikarenakan saya mempunyai bakat dalam bernyanyi saya pun bercia-cita menjadi penyanyi,” ungkap peraih gelar sarjana Penjaskesrek Unigha Jabal Ghafur, Pidie ini. 

Di akhir percakapan, Samsoel menyampaikan terimakasih kepada orang-orang yang sudah menonton dan membagikan videonya. “Mudah-mudahan saya jadi areutih dan masuk dapur rekaman. Kalau saya tidak jadi areutih berarti saya masuk dalam dapur adee Kak Nah di Meureudu saja. Hehehe. Salam aneuk rantoe,” pungkas Samsoel Hilal. Theng theng theng.(nal)

Editor : bakri