Prohaba.co
Pengedar Narkoba Asal Aceh Simpan Puluhan Amunisi
Kamis, 29 September 2016 16:10 WIB
MEDAN - Polres Binjai menyita puluhan butir amunisi dari Muhammad Rasidin (36), pengedar narkoba asal Lhokseumawe yang diringkus, Rabu (27/9) sore. Keberadaan amunisi ini menjadi perhatian serius polisi karena muncul dugaan pelaku bagian dari sindikat peredaran narkoba internasional.

Rasidin diciduk dalam penyergapan di Desa Kwalamencirim, Seibingei, Kabupaten Langkat, Sumut. Awalnya petugas hanya menyita barang bukti sabu-sabu dua gram yang sudah dikemas dalam tiga bungkusan plastik bening.

Namun ketika dikembangkan, polisi dibuat tercengang karena dari sebuah rumah di Desa Namutrasi, Seibingei, Langkat, ditemukan barang bukti lain, yakni lima butir amunisi senjata api laras panjang, sebutir selongsong amunisi senjata laras panjang, empat butir amunisi senjata FN, 39 selongsong jenis FN di dalam magasin, satu kantung plastik kecil berisi peluru airsoft gun jenis plastik, dan satu kotak peluru airsoft gun mimis jenis mimis. Sementara barang bukti yang menyangkut narkoba hanya berupa plastik klip kosong pembungkus sabu-sabu beserta satu timbangan elektrik.

Kapolres Binjai AKBP M Rendra Salipu, Rabu (28/9) menjelaskan, rumah tersebut milik Edi Perangin-angin alias Bolang. Saat rumah itu digeledah, Bolang tidak berada di tempat. Namun tidak lama kemudian, polisi berhasil meringkus Bolang di rumah kerabatnya yang hanya berjarak tiga rumah dari kediamannya. “Dia kabur dan bersembunyi di rumah abang iparnya. Hanya berjarak tiga rumah, tapi sekarang sudah kita amankan,” kata Rendra.

Rendra memastikan masih ada pelaku lain yang sedang buru dalam kasus ini. Disingung kemungkinan adanya hubungan para tersangka dengan sindikat pengedar narkoba internasional, ia tidak menampiknya.

Ia belum mau menduga fungsi beragam amunisi yang dimiliki tersangka. Lagi pula kata dia, kasus kepemlikan senjata dan puluhan amunisi itu bukan wewenang dia. Tapi muncul dugaan kalau pelaku sudah pernah menggunakan senjata tersebut mengingat banyaknya temuan selongsong. “Kami khusus pada kasus narkobanya. Kalau amaunisi sudah kita serahkan ke Reskrim,” tandasnya.(mad)

Editor : bakri