Prohaba.co
Bayi Perempuan Dibuang di Tumpukan Sampah
Minggu, 11 September 2016 17:46 WIB
Bayi-perempuan-ini-dibuang-di-tempat-penampungan.jpg
Bayi perempuan ini dibuang di tempat penampungan sampah di Jalan Baburahman, Dusun Teratai, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Sabtu (10/9).

BANDA ACEH - Sebuah perlakuan yang melebihi hewan! Manusia membuang darah dagingnya di tumpukan sampah, ibarat warga membuang sampah busuk. Warga Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, dihebohkan oleh penemuan bayi perempuan yang dibuang di tumpukan sampah, Jalan Baburahman, Dusun Teratai, Gampong Lamteumen Timur, Kecamatan Jaya Baru, Banda Aceh, Sabtu (10/9) sekitar pukul 10.30 WIB.

Informasi yang diperoleh Prohaba, pada saat ditemukan, bayi malang tersebut berada dalam sebuah kotak air mineral dan diletakkan di lokasi tumpukan sampah yang dibuang oleh warga setempat ke lokasi itu. Kabar tersebut langsung berkembang cepat ke warga lainnya yang langsung menuju ke lokasi temuan.

 Beruntung, nyawa bayi perempuan itu masih terselamatkan dan diberi penangganan pertama di Puskesmas Pembantu Gampong Surin, Kecamatan Meuraxa, sebelum dilarikan ke RS Ibu dan Anak Aceh, di kawasan Blangpadang, Banda Aceh, sesaat aparat Kepolisian tiba di lokasi kejadian. 

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol T Saladin SH, menyebutkan, bayi perempuan yang diduga baru dilahirkan itu, pertama kali ditemukan oleh seorang ibu rumah tangga (IRT) warga setempat. “Di tubuh bayi itu masih terdapat tali pusat (ari-ari) dan hanya dibalut oleh sehelai kain. Kondisinya saat itu menurun. Tapi, setelah ditangani tim medis, alhamdulillah saat ini sudah mulai membaik,” kata Kapolresta T Saladin, kepada Prohaba.

Mantan Kapolres Bireuen ini menyebutkan, bayi itu diperkirakan baru saja dilahirkan sekitar dua jam sebelum ditemukan oleh warga setempat. “Bayi malang itu ditaruh dalam kardus dan dibuang di lokasi tumpukan sampah. Begitu kejam! Bayangkan saja, dibuang di tumpukan sampah, sama saja pelaku menginginkan bayi itu dikerebuti semut atau dimangsa binatang lainnya yang mengais sampah di sekitar itu. Tapi, Allah berkehendak lain, sehingga nyawa bayi malang ini masih terselematkan,” ujar T Saladin.

Kapolresta Banda Aceh ini mengaku geram dengan tindakan yang dilakukan pelaku.  Ia pun berupaya semaksimal mungkin mengungkap siapa ibu dan tersangka yang tega membuang bayi itu. Polisi kini juga meminta bantuan aparat gampong di Banda Aceh dan Aceh Besar, untuk melihat siapa saja di antara warganya yang dicurigai hamil dan telah melahirkan. Tapi, tidak diketahui dimana keberadaan bayinya. “Kami yakin, ini warga di luar Gampong Lamteumen Timur khususnya dan Jaya Baru umumnya. Kami minta seluruh warga, tolong bantu kami dari pihak Kepolisian, agar semua persoalan atau tindak kriminalitas dapat diminimalisir. Kami tidak mampu berbuat banyak, tanpa bantuan warga,” pungkas Kombes Pol T Saladin.(mir)


Editor : bakri