Prohaba.co
Mabok Tuak Sembilan Pemuda Diangkut Polisi
Rabu, 7 September 2016 17:09 WIB
SINGKIL - Hujan deras yang mengguyur wilayah Aceh Singkil, dimanfaatkan sembilan pemuda untuk pesta tuak di Desa Ketapang Indah, Singkil Utara, Senin (5/9) malam. Polisi yang mendapat informasi langsung menggerebek lokasi sekaligus mengangkut pemabok tuak tersebut ke Mapolres Aceh Singkil, yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi. 

Polisi juga mengamankan pemilik kedai tuak IH, penduduk Lorong IV Ketapang Indah, beserta barang bukti. Pesta tuak itu dilakukan sambil duduk di emperan rumah. Sementara tuak terhidang dalam teko pelastik sebagian ditaruh dalam baskom serta jerigen berukuran 35 liter. “Peminum serta penjual tuak diamankan ke Mapolres untuk proses lebih lanjut,” kata Kapolres Aceh Singkil, AKBP M Ridwan.

Sembilan pemuda peminum tuak semuanya warga Kecamatan Singkil Utara. Dengan rincian lima warga Desa Gosong Telaga Timur, masing-masing, Il, Al, I, Wa dan Je. Lalu Ka dan Ha warga Gosong Telaga Selatan. Berikutnya Jo dan An warga Gosong Telaga Utara. “Pelaku rencana didata dulu, kemudian akan dilakukan pembinaam dengan beberapa syarat,” tukas Kapolres.

Mabuk tuak sepertinya sudah meracuni kehidupan sebagian masyarakat di daerah perbatasan tersebut. Tak peduli siang atau malam ada saja oknum warga yang teler di lapo tuak. Produksi tuak pun seolah tidak berhenti. Menghadapi kondisi tersebut polisi terus menggencarkan razia penyakit masyarakat tersebut.

Sementara itu pekan lalu Polsek Simpang Kiri, Polres Aceh Singkil, juga merazia warung yang berjualan tuak, di Desa Mukti Makmur, Kota Subulussalam. Di sana setidaknya ada tiga penjual tuak yang terjaring masing-masing, An, Do dan Su. Sedangkan barang bukti dari tiga penjual itu mencapai 160 liter tuak.

Polisi dalam tahap awal hanya memberikan peringatan keras kepada penjual tuak. Namun bila kembali kedapatan menjual minuman memabukkan tersebut, pelakunya akan diproses hukum.(de)  

Editor : bakri

Aceh-singkil Populer